Author: Antaranews.com

  • Polisi akan jerat sopir mobil MBG pasal 360 KUHP

    Polisi akan jerat sopir mobil MBG pasal 360 KUHP

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Utara akan menjerat sopir mobil yang menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing saat mengantarkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah itu dengan pasal 360 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Kelalaian.

    “Malam ini status sopir berusia AI masih berstatus saksi yang diperiksa oleh penyidik. Status kasus ini sudah naik ke penyidikan,”kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz di Jakarta, Kamis.

    Pasal yang akan dikenakan itu pasal 360 KUHP karena menyebabkan luka berat atau luka lainnya dengan ancaman penjara maksimal satu tahun.

    Hingga kini, penyidik masih terus bekerja untuk mengumpulkan alat bukti, barang bukti, keterangan saksi dan keterangan terlapor. “Besok kasus ini akan kami update dan lakukan gelar perkaranya untuk menetapkan tersangka,” kata dia.

    Untuk korban luka, kata dia, tercatat ada 22 orang yang menjadi korban tabrakan mobil yang merangsek ke halaman sekolah dasar tersebut.

    “Saat ini ada tiga orang yang dirawat di RS Cilincing, dan sembilan orang dirawat di RS Koja. Sementara sisanya 10 orang tengah menjalani rawat jalan.” kata Erick.

    Sebelumnya Kapolsek Cilincing, Jakarta Utara AKP Bobi Subasri mengatakan pengemudi minibus seorang pria berinisial AI yang menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Cilincing merupakan sopir pengganti yang menggantikan sopir utama untuk mengantarkan makanan program Makan Bergizi Gratis di sekolah setempat.

    “Sopir pria berinisial AI ini ditemani kernet MRR saat aksi tabrakan itu terjadi,” kata dia di Jakarta, Kamis.

    AKP Bobi mengatakan pria berinisial AI ini merupakan sopir pengganti karena sopir utama mereka sakit. “Pengemudi ini sudah dua kali membawa mobil untuk mengirimkan Makan Bergizi Gratis,” kata dia.

    Dari keterangan sopir, dia menjelaskan bangunan sekolah tersebut berada di atas atau tanjakan. Sopir tersebut berencana menginjak rem, namun ternyata rem tidak berfungsi normal sehingga ia takut mobilnya akan menabrak.

    “Dia injak pedal gas dalam, dan dia mengira yang diinjak adalah rem. Ini keterangan sementara karena kami masih melakukan olah TKP,” terang Bobi.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi buru pelaku pengeroyokan penagih utang di Kalibata

    Polisi buru pelaku pengeroyokan penagih utang di Kalibata

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memburu pelaku pengeroyokan penagih utang atau mata elang (matel) dan perusakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis sore.

    “Kejadian pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan satu luka berat masih dalam lidik ya. Kita masih melakukan penyelidikan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

    Nicolas membenarkan dari 80-100 orang yang datang berkelompok ini menyebabkan satu orang meninggal dan satu luka berat dari pengeroyokan itu.

    Dua kelompok ini awalnya saling menyerang hingga merusak sejumlah warung dan merusak motor ojek daring (ojol)

    “Kami sudah mengantisipasi itu, namun kekuatan pada saat itu tidak sebanding karena tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini,” ucapnya.

    Hingga kini, pihaknya memastikan sejumlah personel mulai dari Direktorat Samapta Polda, Sat Samapta Polres hingga Polsek sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

    Diharapkan dengan adanya pengamanan TKP ini tidak membuat masyarakat khawatir dan bisa melintasi jalanan di kawasan Pancoran.

    “Kita mengamankan TKP ini dan kami berharap warga masyarakat tidak lagi khawatir. Silahkan beraktivitas seperti sedia kala dan kasus ini sudah ditangani oleh Polri,” ucapnya.

    Akibat pengeroyokan itu, satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif para pelaku dan kaitannya dengan pengendara motor yang sempat dihentikan oleh korban.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Peringati Hari Ibu, Pemkot Jakbar gelar cek kesehatan gratis

    Peringati Hari Ibu, Pemkot Jakbar gelar cek kesehatan gratis

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk masyarakat umum dalam rangka memperingati Hari Ibu Sedunia di Jakarta, Kamis.

    Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono menyebut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakbar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kesehatan.

    “Layanan cek kesehatan gratis ini sangat baik karena dapat menjadi sarana deteksi dini penyakit tidak menular yang saat ini masih menjadi tantangan besar di Jakarta Barat,” ujar Yuli.

    Pihaknya bakal terus mendorong program-program kesehatan yang lebih inklusif dan mudah diakses untuk memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.

    “Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan fokus pada kegiatan preventif,” katanya.

    Sementara itu, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Barat, Sri Mulyati mengatakan kegiatan ini menyasar sebanyak 1.000 peserta.

    Di Kantor Wali Kota Jakarta Barat menampung 250 peserta yang berasal dari Kecamatan Cengkareng dan Kembangan. Sementara, enam kecamatan lainnya menggelar kegiatan di masing-masing wilayahnya.

    “Kalau untuk di Kantor Wali Kota ini kita menampung 250 peserta. Sementara enam kecamatan lainnya menggelar di RPTRA atau kantor kecamatan, dengan menampung kuota 125 peserta per titik,” kata Sri.

    Sasaran utama kegiatan ini adalah kader PKK, Dasawisma (Dawis), dan masyarakat sekitar, terutama para ibu, sesuai dengan momentum peringatan Hari Ibu.

    “Jenis pemeriksaannya menyesuaikan kategori umur peserta. Ada skrining TB, pemeriksaan gizi, hingga HPV DNA yang khusus tersedia di lokasi Wali Kota,” ucapnya.

    Jika peserta memiliki indikasi penyakit tertentu, maka pihaknya akan memberikan surat rujukan sesuai dengan prosedur kesehatan.

    “Jika ditemukan penyakit, nanti akan dirujuk ke puskesmas dan selanjutnya bisa ke RSUD sesuai hasil pemeriksaan,” ujarnya.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kebakaran ruko Jakpus, Polisi: Kemungkinan ada tersangka lain

    Kebakaran ruko Jakpus, Polisi: Kemungkinan ada tersangka lain

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan satu tersangka dalam kebakaran rumah toko (ruko) Terra Drone, Kemayoran, yang menewaskan 22 orang, namun tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain.

    “Pemeriksaan untuk orang yang lain atau karyawan yang lain masih tetap dilaksanakan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra i Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, ada 13 orang yang telah dimintai keterangan sebagai saksi baik dari karyawan, manajemen, maupun warga sekitar lokasi.

    Hingga saat ini baru satu orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Direktur Utama Terra Drone Indonesia berinisial MW. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru karena polisi masih terus mendalami kasus kebakaran ruko tersebut.

    “Saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka selain dari dia (Direktur Utama Terra Drone),” ujarnya.

    Roby menambahkan, untuk pemilik Ruko yang terbakar belum memenuhi panggilan penyidik dan petugas masih mempertimbangkan jadwal pemanggilan.

    “Untuk pemilik ruko masih kami pertimbangkan untuk dipanggil,” katanya.

    Sebelumnya, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi kebakaran rumah toko (ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang, pada Selasa (9/12).

    “Kami kembali olah TKP lanjutan untuk mengumpulkan bukti,” kata Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri Kombes Pol Romylus Tamtalahitu.

    Menurut dia, tim Puslabfor Polri kembali melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti yang dibutuhkan oleh penyidik terkait peristiwa kebakaran ruko Terra Drone yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia.

    Ia menjelaskan bahwa pada olah TKP yang pertama tepat setelah kebakaran pada Selasa (9/12), pihaknya mengumpulkan beberapa barang bukti di antaranya adalah abu arang dari sisa kebakaran, dan sisa baterai drone.

    “Pada hari ini kami kembali melakukan kegiatan olah TKP, dan kami mengumpulkan kembali barang bukti sisa baterai dan juga barang lainnya,” ujar Romylus.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Baguna PDIP DKI dirikan dapur umum di lokasi bencana Tapanuli Tengah

    Baguna PDIP DKI dirikan dapur umum di lokasi bencana Tapanuli Tengah

    Jakarta (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan DKI Jakarta telah mendirikan dapur umum di lokasi bencana banjir dan longsor di Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

    “Dari pantauan langsung di lapangan, situasinya masih sangat memprihatinkan. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, akses jalan terputus, dan kebutuhan dasar belum terpenuhi optimal,” kata Kepala Baguna PDIP DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth​​​​​​ dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, posko dapur umum ini berlokasi di SD Simarpinggan, Desa Simarpinggan, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang masih cukup terisolasi pascabencana.

    Ia mengatakan bahwa fasilitas dapur umum di lokasi terdampak masih sangat minim. “Desa ini sulit dijangkau. Karena itu, kami menetapkan lokasi posko di sini agar dapur umum dapat melayani dua desa yang terdampak,” ujarnya.

    Selama peninjauan, Bang Kent sapaan akrab Hardiyanto Kenneth juga berdialog dengan para korban salah satu keluhan utama warga adalah kurangnya dapur umum.

    Menindaklanjuti masukan tersebut, ia mengerahkan tim Baguna PDI Perjuangan DKI Jakarta untuk segera membuka dapur umum yang menyediakan makanan siap saji mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam dan menyediakan snack, susu, teh, serta kopi yang bisa diakses masyarakat selama 24 jam.

    Selain itu, bantuan khusus untuk bayi dan anak sekolah turut disalurkan. Perlengkapan kerja seperti sekop dan cangkul juga diserahkan kepada warga untuk membantu membersihkan rumah dari lumpur. Tak hanya itu, fasilitas cek kesehatan gratis disediakan bagi korban bencana yang membutuhkan.

    “Kami juga membawa obat-obatan. Jika nanti ada warga yang sakit dan memerlukan penanganan lebih lanjut, kami siap berkoordinasi dengan pihak bupati,” ujar Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

    Kent yang merupakan putra asal Sumatera Utara itu, mengaku tergerak untuk turun langsung melihat kondisi daerah kelahirannya. Ia menilai Tapanuli Tengah menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumut.

    Ia juga mengingatkan masyarakat Tapanuli Tengah untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan. Menurutnya, kondisi longsor tidak dapat diprediksi, sehingga kewaspadaan adalah langkah terbaik sambil menunggu kepastian keamanan dari pemerintah.

    Ke depan, Baguna PDIP DKI Jakarta akan terus mendukung posko-posko atau dapur umum lain yang dibuka masyarakat maupun relawan, terutama di wilayah yang masih terisolasi akibat bencana ini.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Puslabfor Polri kembali olah TKP lokasi kebakaran ruko di Jakpus

    Puslabfor Polri kembali olah TKP lokasi kebakaran ruko di Jakpus

    Jakarta (ANTARA) – Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi kebakaran rumah toko (ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang, pada Selasa (9/12).

    “Kami kembali olah TKP lanjutan untuk mengumpulkan bukti,” kata Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri Kombes Pol Romylus Tamtalahitu di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, tim Puslabfor Polri kembali melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti yang dibutuhkan oleh penyidik terkait peristiwa kebakaran ruko Terra Drone yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia.

    Ia menjelaskan bahwa pada olah TKP yang pertama tepat setelah kebakaran pada Selasa (9/12), pihaknya mengumpulkan beberapa barang bukti di antaranya adalah abu arang dari sisa kebakaran, dan sisa baterai drone.

    “Pada hari ini kami kembali melakukan kegiatan olah TKP, dan kami mengumpulkan kembali barang bukti sisa baterai dan juga barang lainnya,” ujar Romylus.

    Semua barang bukti yang ditemukan dari ruko Terra Drone, kata dia, selanjutnya akan diperiksa lebih mendalam, kemudian nanti setelah selesai akan menyerahkan hasilnya kepada penyidik untuk dapat membantu mengungkap peristiwa yang terjadi.

    Pada Kamis siang Tim Puslabfor Mabes Polri kembali menyisir lokasi kebakaran dan dari pantauan di lokasi tim membawa sejumlah barang seperti dokumen, laptop, tas, dan lain sebagainya.

    Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan telah memiliki dua alat bukti untuk menetapkan Direktur Utama (Dirut) Terra Drone berinisial MW sebagai tersangka terkait kebakaran rumah toko (ruko) di kawasan Kemayoran, yang menewaskan 22 orang pada Selasa (9/12).

    “Kami amankan (Dirut Terra Drone) semalam berdasarkan dua bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

    Roby mengatakan, dengan dua alat bukti permulaan dan keyakinan penyidik bahwa Direktur Utama Terra Drone berinisial MW telah memenuhi syarat sebagai tersangka.

    Bukti yang diperoleh polisi yakni keterangan saksi, dokumen, dan bukti lainnya yang ditemukan di lokasi kejadian. “Ada keterangan saksi, dokumen dan bukti-bukti lainnya ditemukan di lokasi,” ujarnya.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • FPPJ berkomitmen perkuat peran pemuda dalam pembangunan kota

    FPPJ berkomitmen perkuat peran pemuda dalam pembangunan kota

    Jakarta (ANTARA) – Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan kota.

    “Perayaan ulang tahun ke-6 FPPJ ini sederhana, namun penuh makna ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi gerakan pemuda untuk terus berperan dalam pembangunan kota,” kata Ketua Umum FPPJ, Endriansyah di Gelanggang Remaja Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis.

    Dia menyebut, dalam perjalanan enam tahun ini organisasinya telah menunjukkan konsistensi sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang aktif mengawal kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

    “Ruang kontribusi kaum muda semakin penting seiring transformasi Jakarta menuju kota global. FPPJ akan terus menjadi mitra strategis Pemprov DKI Jakarta,” ujar pria yang biasa disapa Rian.

    Menurut dia, FPPJ hadir bukan sebagai gerakan musiman. Enam tahun perjalanan membuktikan wadah tersebut mampu menjaga eksistensi, serta memberikan manfaat nyata melalui berbagai program dan advokasi.

    “Sejak awal berdiri, FPPJ kerap diremehkan sebagai gerakan kecil yang tak berumur panjang. Namun organisasi ini justru tumbuh dengan memotret langsung kegelisahan masyarakat dan menyampaikan temuan lapangan kepada pemerintah,” jelas Rian.

    Dia menilai, kota besar membutuhkan peran masyarakat sipil (civil society) yang kritis, namun tetap mengedepankan kolaborasi.

    Oleh karena itu, FPPJ berkomitmen untuk terus memberi dukungan, menjadi mitra pemerintah, sekaligus menyampaikan otokritik demi penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Pemberian santunan kepada yatim piatu dan para pengemudi ojek online (ojol) dalam kegiatan HUT Ke-6 Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) di Gelanggang Remaja Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza

    Selain itu, Rian juga mengajak jejaring aktivis di Jakarta untuk menjaga konsistensi perjuangan dan memperkuat orientasi gerakan yang berbasis ilmu.

    “Perjuangan kita belum selesai, kota ini membutuhkan keberanian, kejernihan, dan ketulusan,” ucapnya.

    Rian turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta, jejaring aktivis, serta masyarakat yang selama ini mendukung langkah-langkah FPPJ.

    Dia pun berharap momentum milad kali ini dapat memperkuat kerja bersama mewujudkan Jakarta yang lebih adil, manusiawi, dan memberi ruang lebih luas bagi generasi muda.

    “Semoga peran generasi muda terus mendapatkan ruang dan perhatian di Jakarta. Saya mengajak seluruh anak muda untuk terus memberikan kontribusi positif bagi kota ini,” kata Rian.

    Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim juga memberikan apresiasi atas kiprah FPPJ selama ini.

    Menurutnya, FPPJ berhasil menjaga keseimbangan antara bersikap kritis dan mampu berkolaborasi untuk kepentingan warga.

    “FPPJ adalah sahabat pemerintah yang tetap menjaga ruang kritis dan mampu bekerja sama demi kepentingan warga,” kata Chico.

    Adapun peringatan HUT ke-6 FPPJ juga diramaikan dengan kegiatan sosial, mulai dari donor darah, pengobatan gratis, hingga pemberian santunan kepada yatim piatu dan para pengemudi ojek online (ojol).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi belum tetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan mobil MBG

    Polisi belum tetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan mobil MBG

    Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Utara belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Kamis pagi.

    “Penyidik telah lakukan beberapa rangkaian pemeriksaan dan pada malam ini status sudah naik ke penyidikan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz di Jakarta, Kamis.

    Sejauh ini sudah 10 orang saksi yang diperiksa mulai dari terlapor, korban, pihak sekolah maupun saksi. Bahkan, pada Kamis malam ini penyidik masih “running” melakukan penyelidikan dan penyesuaian alat bukti, barang bukti dan keterangan dari saksi

    “Jika semua lengkap akan kami lakukan gelar perkara untuk menetapkan status tersangka dalam kasus ini,” kata Erick.

    Hingga saat ini sopir mobil MBG itu masih berstatus terperiksa. Sopir ini tengah diperiksa secara mendalam dan statusnya masih saksi.

    “Jika alat bukti cukup akan ditetapkan tersangka. Saat ini kami kumpulkan alat bukti petunjuk dan barang bukti dan pemeriksaan saksi,” ujarnya.

    Dalam mengungkap kasus ini, tambah dia, pihaknya melibatkan instansi terkait dan kasus ini ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dengan Satuan Lalu Lintas karena kasus ini berdampak terhadap kendaraan dengan pengemudi.

    “Kami bekerja sama untuk menuntaskan kasus ini,” kata dia.

    Sebelumnya Kapolsek Cilincing, Jakarta Utara, AKP Bobi Subasri mengatakan pengemudi minibus, yakni pria berinisial AI yang menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Cilincing merupakan sopir pengganti yang ditugaskan untuk mengantarkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut.

    “Sopir pria berinisial AI ini ditemani kernet MRR saat aksi tabrakan itu terjadi,” kata Bobi di Jakarta, Kamis.

    Dia mengatakan pria berinisial AI itu merupakan sopir pengganti karena sopir utama sedang sakit.

    “Pengemudi ini sudah dua kali membawa mobil untuk mengirimkan Makan Bergizi Gratis,” ujar Bobi.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Komisi X DPR minta evaluasi kompetensi petugas distribusi MBG

    Komisi X DPR minta evaluasi kompetensi petugas distribusi MBG

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah mengevaluasi kompetensi petugas distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) usai adanya insiden kendaraan pengangkut makanan MBG di SDN Kalibaru 01 Jakarta Utara.

    Dia mengatakan bahwa program sebesar dan sepenting MBG itu tidak boleh berjalan tanpa memastikan keamanan maksimal bagi peserta didik. Menurut dia, keselamatan anak-anak dan guru di lingkungan sekolah adalah prioritas yang tidak dapat dinegosiasikan.

    “Insiden ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” kata Hetifah di Jakarta, Kamis.

    Dia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Dia mengharapkan siswa maupun guru yang menjadi korban, dapat segera ditangani dan segera sehat kembali.

    Dia pun meminta penyelidikan oleh penegak hukum dilakukan secara transparan dan tuntas untuk memperjelas dugaan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam proses distribusi.

    Di sisi lain, dia mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah turun tangan membiayai kebutuhan terkait penanganan dan biaya rumah sakit. Namun pihak terkait yang bertanggung jawab perlu segera memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah manapun.

    Dia memastikan Komisi X DPR akan mengawal dan memantau seluruh proses ini dan mendorong perbaikan kebijakan yang diperlukan.

    “Setiap program pemerintah yang menyentuh langsung anak-anak Indonesia harus berjalan dengan standar keamanan tertinggi,” katanya.

    Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) mendukung penuh investigasi polisi untuk mengusut insiden mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Utara yang menabrak siswa dan guru di SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, pada Kamis sekitar pukul 06.38 WIB.

    Kepala BGN Dadan Hindayana dikonfirmasi di Jakarta pada Kamis menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut dan memastikan pihaknya menanggung seluruh biaya pengobatan korban yang terluka.

    “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tragis yang menimpa para siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara. Insiden ini menjadi evaluasi penting bagi kami, untuk itu kami mendukung investigasi polisi secara penuh. BGN akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban,” kata Dadan.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Benardy Ferdiansyah
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemprov DKI perlu lakukan evaluasi untuk atasi kemacetan Jakarta 

    Pemprov DKI perlu lakukan evaluasi untuk atasi kemacetan Jakarta 

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru Sugiyanto berpendapat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengatasi kemacetan di Jakarta yang belum teratasi.

    “Masyarakat tidak butuh kabar peringkat turun, tetapi butuh bukti nyata bahwa perjalanan makin cepat dan nyaman,” kata Sugiyanto di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, masyarakat Jakarta setiap hari menghadapi realitas pahit kemacetan yang tidak kunjung mereda, bahkan semakin membebani aktivitas dan produktivitas warga.

    Penurunan peringkat kemacetan Jakarta dalam rilis TomTom Traffic Index 2024, kata dia, bukanlah gambaran keberhasilan karena fakta di lapangan justru menunjukkan peningkatan waktu tempuh perjalanan.

    “Data TomTom menunjukkan waktu tempuh 10 kilometer kini mencapai 25 menit 31 detik atau naik dibanding 23 menit 20 detik pada 2023. Ini bukti bahwa kemacetan tambah parah, bukan membaik,” ujarnya.

    Perubahan metodologi TomTom dari persentase kemacetan menjadi waktu tempuh 10 kilometer sejak 2022 sering disalahpahami sebagai perbaikan situasi. Padahal, jika melihat angka waktu tempuh, tren menunjukkan perburukan mobilitas warga.

    Sugiyanto juga menyoroti INRIX 2024 Global Traffic Scorecard yang bahkan menempatkan Jakarta di peringkat ke-7 kota termacet di dunia, naik dari posisi 10 pada tahun sebelumnya. Pengemudi di Jakarta kehilangan rata-rata 89 jam per tahun karena kemacetan.

    “Lembaga internasional seperti INRIX mencatat kecepatan rata-rata di pusat Jakarta hanya 20 km/jam. Ini bukti kuat bahwa kebijakan transportasi tidak berjalan efektif,” katanya.

    Ia menilai, salah satu akar masalah adalah lambannya implementasi kebijakan strategis seperti Electronic Road Pricing (ERP) yang hingga kini belum diterapkan meskipun telah dibahas bertahun-tahun.

    Sugiyanto berharap, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno memberikan perhatian serius terhadap data dan fakta kemacetan ini.

    “Kemacetan adalah masalah nyata, bukan persepsi. Pemprov harus mengambil langkah strategis, bukan sekadar bangga dengan peringkat. Masyarakat membutuhkan perbaikan mobilitas, bukan statistik yang menyesatkan,” ujarnya menambahkan.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.