Author: Antaranews.com

  • Prabowo perintahkan jaga alam dan tidak tebang pohon sembarangan

    Prabowo perintahkan jaga alam dan tidak tebang pohon sembarangan

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya, khususnya pemerintah daerah, untuk waspada dan menjaga alam menjadi lebih baik, termasuk memastikan tidak ada pohon yang ditebang sembarangan.

    Perintah itu diberikan Presiden Prabowo di hadapan para pengungsi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat.

    Aceh Tamiang merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025.

    “Kita sekarang harus waspada, hati-hati. Kita harus jaga lingkungan kita. Alam kita harus kita jaga. Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan,” kata Presiden Prabowo.

    “Saya minta pemerintah daerah lebih waspada, lebih awasi. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” kata Presiden menambahkan.

    Instruksi itu disampaikan Presiden kepada pemerintah daerah karena sejumlah ahli memperkirakan banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hanya disebabkan oleh fenomena alam, melainkan juga diperparah kerusakan alam akibat alih fungsi hutan besar-besaran yang terjadi setidaknya dalam dua dekade terakhir.

    Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan, saat ini telah menyegel dan menghentikan sementara operasional sejumlah perusahaan sawit, tambang, serta menghentikan sementara aktivitas pengangkutan kayu bulat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Presiden Prabowo untuk ketiga kalinya mendatangi Aceh sejak bencana menerjang tiga provinsi di Pulau Sumatera pada akhir November lalu.

    Di Aceh, Presiden meninjau penanganan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, kemudian Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dan dijadwalkan juga meninjau posko pengungsi di Kabupaten Bener Meriah.

    Dalam rangkaian kunjungannya itu, Presiden Prabowo didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

    Selepas merampungkan kegiatan di Kabupaten Bener Meriah, Presiden Prabowo dijadwalkan naik helikopter menuju Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

    Dari Kualanamu, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak menuju Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Rano Karno tegaskan pentingnya membahagiakan lansia

    Rano Karno tegaskan pentingnya membahagiakan lansia

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya membahagiakan para lansia, salah satunya dengan menghadirkan ruang kebersamaan untuk mereka demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah lansia.

    “Menghadirkan kebahagiaan dan ruang kebersamaan bagi warga, khususnya lansia, merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam membangun kota yang inklusif, sehat, dan berdaya,” kata Rano dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

    Menurut pria yang kerap disapa Bang Doel itu, lansia memiliki peran sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang berkelanjutan.

    Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semester I-2025, jumlah lansia di Jakarta mencapai 1.167.038 jiwa atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk.

    Mereka, sambung Rano, merupakan tanggung jawab Pemprov DKI bersama dengan berbagai pihak untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan yang optimal.

    Salah satu langkah kongkret yang dilakukan Pemprov DKI, yakni mengajak lansia binaan dan pendamping warga binaan dari Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta menonton film bersama di salah satu bioskop di kawasan Jakarta Pusat, pada Kamis (11/2).

    Rano menuturkan kegiatan menonton bersama itu bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta menghadirkan suasana yang hangat bagi para lansia.

    “Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental mereka di lingkungan binaan,” ungkap Rano.

    Selain itu, kata dia, Pemprov DKI juga memastikan para lansia mendapatkan fasilitas sosial yang memadai dan kesempatan untuk tetap aktif.

    Sejumlah upaya yang dilakukan Pemprov DKI, antara lain memberikan bantuan finansial dan transportasi melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan kartu layanan gratis transportasi di Jakarta, menyediakan fasilitas hunian bagi lansia terlantar, serta membuka pusat kegiatan dan komunitas, termasuk sekolah lansia.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi pastikan pelaku pengeroyokan di Kalibata tidak pakai senjata

    Polisi pastikan pelaku pengeroyokan di Kalibata tidak pakai senjata

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memastikan pelaku pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam tidak menggunakan senjata apapun atau tangan kosong.

    “Kalau luka dari sajam (senjata tajam) gak ada, benda tumpul gak ada, itu hanya menggunakan tangan saja. Tangan kosong saja,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Dia menegaskan para pelaku yang diburu itu hanya memakai tangan kosong saat melawan, bukan memakai senjata tajam ataupun pistol.

    Oleh sebab itu, dia mengatakan tidak ada penembakan dalam kasus pengeroyokan dan perusakan tersebut.

    “Nihil untuk bawa penembakan, senjata tajam dan sebagainya, gak ada,” ujar Mansur.

    Sebelumnya, Kepolisian memeriksa enam saksi terkait kasus pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    Polisi juga menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan tersebut.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Gulkarmat dan TNI/Polri perkuat sinergi mitigasi kebakaran lewat APAR

    Gulkarmat dan TNI/Polri perkuat sinergi mitigasi kebakaran lewat APAR

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur bersama dengan jajaran TNI/Polri memperkuat sinergi untuk memitigasi kebakaran melalui pembagian alat pemadam api ringan (APAR) di Matraman.

    “Kami membagikan empat alat pemadam api ringan (APAR) ukuran empat kilogram ke Polsek dan Koramil Matraman. Penyerahan dilakukan di halaman kantor kecamatan,” kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria di Jakarta, Jumat.

    Pemberian bantuan APAR itu bertujuan mendukung program gerakan masyarakat punya APAR (GEMPAR).

    Dia pun berharap dengan adanya APAR tersebut, jajaran TNI/Polri dapat membantu pencegahan dan penanggulangan kebakaran untuk meminimalisir kerugian.

    “Pemberian bantuan APAR ini untuk mendukung program GEMPAR, sehingga semua lapisan masyarakat dan jajaran bisa berperan menanggulangi kebakaran,” ujar Muchtar.

    Penyerahan APAR tersebut dilakukan oleh perwakilan dari Sudin Gulkarmat ke Kecamatan Matraman, lalu Camat Matraman Husnul Muhammad Fauji, Kepala Polsubsektor Kebon Sereh (perwakilan Polsek Matraman) Iptu Bambang Zaenudin, Babinsa Utan Kayu Utara (UKU) Serda Candra Endo Putra, dan perwakilan Koramil Matraman.

    Sementara itu, Camat Matraman Muhammad Husnul Fauji mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi bantuan empat APAR tersebut.

    Menurut dia, bantuan itu membantu dalam program GEMPAR di wilayahnya, sehingga bukan hanya masyarakat yang memiliki APAR, tetapi juga kantor TNI/Polri.

    “Diharapkan dengan adanya bantuan APAR ini dapat meminimalisir terjadinya kasus kebakaran di wilayah Matraman,” tutur Fauji.

    Berdasarkan data Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, sekitar 922 kasus kebakaran terjadi di Jakarta sejak Januari hingga pertengahan Juli 2025.

    Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran tertinggi, yakni mencapai 260 kasus. Kemudian, disusul wilayah Jakarta Timur dengan 242 kasus.

    Objek terbakar dengan intensitas paling tinggi, yaitu bangunan perumahan (345 kejadian), bangunan umum dan perdagangan (197 kejadian), dan kendaraan (42 kejadian).

    Sebanyak 61 persen kebakaran diduga terjadi akibat masalah listrik, baik komponen listrik yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), pemasangan yang kurang memenuhi standar operasi maupun kelalaian masyarakat dalam mengelola listrik saat di rumah atau kantor.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polisi periksa enam saksi kasus pengeroyokan di Kalibata

    Polisi periksa enam saksi kasus pengeroyokan di Kalibata

    Jakarta (ANTARA) – Kepolisian memeriksa enam saksi terkait kasus pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    “Saksi ada enam dari pihak warga yang melihat langsung di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Menurut dia, jumlah saksi kemungkinan bertambah seiring berjalannya proses pendalaman lebih lanjut.

    Pemeriksaan saksi-saksi itu pun diharapkan dapat memberikan titik terang terkait peristiwa tersebut.

    Mansur mengatakan pihaknya masih mendata jumlah warung yang terdampak pengeroyokan itu, mengingat ukuran lapaknya yang terbilang kecil.

    Selain warung, sebanyak sembilan unit sepeda motor dan satu unit mobil juga ikut terkena dampak dalam kejadian tersebut.

    “Untuk kendaraan, itu satu punya warga lagi kebetulan mobil taksi, sopir lagi makan, karena takut, ya, ditinggal,” ujar Mansur.

    Sebelumnya, kepolisian menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam itu.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • 9 kios dan 8 kendaraan terbakar akibat pengeroyokan di Kalibata

    9 kios dan 8 kendaraan terbakar akibat pengeroyokan di Kalibata

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak sembilan kios dan delapan kendaraan terbakar dalam pengeroyokan serta perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) malam.

    “Jumlah objek yang terbakar, yakni sembilan kios, enam kendaraan roda dua, dan satu kendaraan roda empat,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan pihaknya menerima laporan pada Kamis (11/12) malam pukul 23.35 WIB terkait pengeroyokan di Jalan H Mahmud Raya ,Blok Langgar Nomor 1, RT07/RW04, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Saat itu, dilaporkan terjadi pembakaran oleh oknum yang membawa bensin, lalu menghubungi pos Gulkarmat terdekat.

    Kemudian, Gulkarmat melakukan pemadaman dengan didampingi pihak kepolisian.

    Dalam peristiwa itu, Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 49 personel, enam unit pompa, dua unit tim reaksi cepat tanggap (quick respons), satu unit watermist, dan satu unit komando.

    Luas area yang terbakar mencapai 195 meter, dengan taksiran kerugian mencapai Rp273 juta.

    “Dugaan penyebab pembakaran menggunakan bensin,” ucap Asril.

    Kepolisian menyebutkan hutang sepeda motor menjadi penyebab pengeroyokan dan perusakan yang menewaskan penagih hutang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12) malam itu.

    Pemilik kendaraan, sampai dengan saat ini, belum menerima uang sepeserpun sehingga mengerahkan temannya untuk menagih.

    Namun, diketahui dua orang berinisial MET dan NAT yang bertugas menagih utang itu malah dikeroyok hingga meninggal dunia.

    Tak hanya pengeroyokan, sekelompok massa tersebut juga melakukan perusakan dengan membakar kios, warung serta kendaraan bermotor.

    Pada Jumat pagi, TNI dan Polri masih terus berjaga di lokasi tersebut untuk memastikan kondisi aman bagi masyarakat yang melintas.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemkot Jaktim siagakan lebih dari 700 personel hadapi potensi banjir

    Pemkot Jaktim siagakan lebih dari 700 personel hadapi potensi banjir

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Sosial menyiagakan sebanyak lebih dari 700 personel untuk menghadapi potensi banjir.

    “Kita siapkan banyak personel gabungan untuk menghadapi potensi banjir,” kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Agata Bayu Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

    Dia menyebutkan jumlah personel Petugas Sosial Kesiapsiagaan Bencana (PSKB) di Jakarta Timur sebanyak 12 orang, personel taruna siaga bencana (Tagana) 251 orang, dan Kampung Siaga Bencana (KSB) di 20 kelurahan.

    “Saat ini, KSB ada di 20 kelurahan di Jakarta Timur dengan 500 personel,” ujar Agata.

    Selain itu, kata dia, untuk mendukung kesiapsiagaan bencana, pihaknya juga menyiapkan logistik dapur umum dan natura, seperti beras, mi instan, minyak goreng, kecap manis, biskuit, ikan kaleng, air mineral, dan makanan siap saji.

    Kemudian, logistik sandang dan alat kebersihan, seperti sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, sapu, serokan air, sikat toilet, sapu lidi, pel sumbu, selimut, dan kaos oblong.

    Lalu, ada pula celana training, sepatu sandal, seragam sekolah, tas sekolah, sepatu kets, kaus kaki, selimut, handuk, pakaian dalam, pakaian muslim, pampers anak, pampers lansia, pakaian atau keperluan anak (kidsware).

    “Kita juga siapkan tenda darurat, dapur umum, personel Tagana dan sebagainya,” tutur Agata.

    Sementara itu, titik rawan bencana banjir di wilayah Jakarta Timur berdasarkan aliran sungai berada di Cililitan, Balekambang, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu, Kebon Manggis, Cipinang Cempedak, Cipinang Besar Selatan, dan Cipinang Besar Utara.

    Selanjutnya, di Cipinang Melayu, Cipinang Muara, Pondok Bambu, Kebon Pala, Halim, Makasar, Cibubur, Ciracas, Pekayon, Kalisari, dan Cijantung.

    “Termasuk di Lubang Buaya, Ceger, Cipayung, Pondok Rangon, Munjul, Kelapa Dua Wetan, Rambutan. Selain itu Cakung Barat, Cakung Timur, Rawa Terate, Penggilingan,” ungkap Agata.

    Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur telah menyiagakan sebanyak 400 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam memitigasi potensi banjir di wilayah setempat.

    Ratusan personel tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Sosial.

    Tak hanya itu, Pemkot Jakarta Timur juga menyiapkan personel, sarana, dan prasarana untuk menghadapi kemungkinan bencana.

    Di sisi lain, sebagai langkah konkret, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta disiagakan untuk melakukan penyedotan di titik-titik genangan.

    Lalu, personel dari Dinas Perhubungan ikut membantu pengaturan lalu lintas di lokasi banjir.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • SDN 01 Kalibaru terapkan PJJ imbas kejadian tabrakan mobil

    SDN 01 Kalibaru terapkan PJJ imbas kejadian tabrakan mobil

    Jakarta (ANTARA) – SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, menerapkan Progam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pascakejadian mobil logistik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa dan guru di halaman sekolah tersebut pada Kamis (11/12).

    “Kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Kalibaru sementara waktu dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Utara Heni di Jakarta, Jumat.

    Dalam PJJ itu, sambung dia, siswa belajar dari rumah, sedangkan guru yang tidak mengalami trauma psikologi tetap datang ke sekolah.

    Selain PJJ, dia menuturkan program penyembuhan trauma atau trauma healing juga dilakukan kepada siswa maupun guru untuk mengurangi rasa trauma psikologi pascainsiden mobil MBG tersebut.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara, dan akan menugaskan tim trauma healing. Begitu pun dari Polres Metro Jakarta Utara yang juga akan memberikan program tersebut bagi siswa dan guru,” tutur Heni.

    Seperti diketahui, mobil pengantar logistik program MBG menabrak 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12). Seluruh korban dipastikan selamat dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cilincing dan RSUD Koja.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Jakarta beri diskon 20 persen tiket KA eksekutif

    KAI Jakarta beri diskon 20 persen tiket KA eksekutif

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberikan diskon 20 persen khusus untuk tiket Kereta Api kelas Eksekutif dengan periode keberangkatan 12-17 Desember 2025.

    “Promo ini berlaku khusus pada 12 Desember 2025, dengan periode keberangkatan 12-17 Desember 2025. Pemesanan tiket promo dilakukan secara eksklusif melalui aplikasi Access by KAI,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan diskon tiket melalui program Celebration Deals 12.12 itu memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk melakukan perjalanan pada akhir tahun dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan.

    “Celebration Deals 12.12 ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi, sekaligus agar pelanggan dapat memperoleh pengalaman perjalanan eksekutif dengan tarif yang lebih hemat,” ujar Franoto.

    Lebih lanjut, dia menyampaikan promo program tersebut tidak berlaku untuk kereta Suite Class Compartment, Luxury, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.

    Selain itu, promo juga tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabung dengan reduksi dan/atau diskon lainnya. Tiket dengan tarif spesial ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.

    “Berlaku selama alokasi tiket dan tarif spesial masih tersedia,” tambah Franoto.

    Calon penumpang dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melihat ketersediaan tempat duduk secara real time serta melakukan pemesanan.

    KAI berharap program tersebut dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih nyaman, mudah, dan efisien, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis kereta api.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Polda Metro Jaya beri pendampingan korban kecelakaan SDN 01 Kalibaru

    Polda Metro Jaya beri pendampingan korban kecelakaan SDN 01 Kalibaru

    Jakarta (ANTARA) – Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya bersama Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jakarta memberikan pendampingan atau Psychological First Aid (PFA) kepada siswa-siswi yang menjadi korban kecelakaan di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12).

    “Pendampingan ini dilakukan sebagai respons cepat atas guncangan emosional yang dialami para siswa, saksi, dan keluarga korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Dalam kegiatan itu, dia menjelaskan petugas psikologi membantu siswa mengelola reaksi awal pascakejadian, memberikan rasa aman, serta meredakan kepanikan yang muncul akibat peristiwa mendadak itu.

    “Melalui PFA, anak-anak dan orang tua mendapatkan penguatan psikologis serta pendampingan untuk menenangkan diri setelah mengalami situasi traumatis,” ujar Adi Putra.

    Sebanyak 10 personel psikolog dan konselor dari Polda Metro Jaya serta lima psikolog IPK HIMPSI Jakarta diterjunkan dalam kegiatan itu.

    “Mereka memberikan layanan berupa dukungan emosional, pendampingan kepada keluarga korban, serta observasi awal terhadap siswa yang dinilai memerlukan penanganan lanjutan,” tutur Adi Putra.

    Seluruh pendampingan, kata dia, dilakukan dengan pendekatan ramah anak dan suasana yang menenangkan. Pihaknya pun terus memantau kondisi siswa dan siap melakukan pendampingan lanjutan.

    “Kami terus berkoordinasi dengan pihak sekolah jika diperlukan. Dukungan psikologis kami pastikan optimal agar siswa dan keluarga bisa melewati masa pemulihan dengan lebih tenang,” ucap Adi Putra.

    Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan layanan psikososial bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai kelompok rentan yang berisiko mengalami dampak psikologis setelah kejadian traumatis.

    “Pendampingan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan emosional, mengembalikan rasa aman, dan mendukung proses belajar siswa secara normal,” pungkas Adi Putra.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Utara Muniarsi Hutapea memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak sejumlah siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12) pagi.

    “Korban dipastikan tertangani dengan baik, dengan perawatan di rumah sakit,” kata Muniarsi, Kamis (11/12).

    Dia merinci sebanyak 16 korban mendapat perawatan medis di RSUD Cilincing dan lima korban di RSUD Koja.

    Sementara itu, berdasarkan informasi terkini, 14 korban yang ditangani di RSUD Cilincing sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat terapi healing pada Kamis siang.

    Sedangkan dua korban lainnya di RSUD Cilincing menjalani rawat inap dan lima korban yang ditangani di RSUD Koja juga menjalani rawat inap.

    “Dari 21 korban itu, 20 korban merupakan siswa dan seorang korban, seorang guru,” ujar Muniarsi.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.