Liputan6.com, Jakarta – Chairman Asus, Jonney Shih, mengungkapkan kepada media Taiwans Inside, bahwa perusahaan telah memutuskan untuk menghentikan produksi ponsel pintar (HP) untuk sementara waktu.
Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya lini Zenfone dan ROG Phone yang selama ini menjadi andalan Asus di pasar smartphone.
Jonney Shih menegaskan bahwa perusahaan tidak akan lagi menambahkan model ponsel baru di masa mendatang. Pertanyaan tersebut disampaikan Shih dalam wawancara yang dilansir The Verge, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Shih tidak sepenuhnya menutup kemungkinan kembalinya Asus ke pasar smartphone. Ia menjelaskan, alasan Asus menyetop produksi smartphone karena perusahaan saat ini sedang memasuki fase “pengamatan tanpa batas” terhadap perkembangan pasar.
Dalam periode tersebut, Asus berkomitmen untuk tetap mendukung dan mejaga para pengguna ponsel Asus, meski tidak meluncurkan perangkat baru dalam waktu dekat.
Ponsel merek Asus dinilai belum mampu menarik minat pengguna secara signifikan sejak kehadiran Zenfone 10 yang berukuran kecil pada 2023. Meski demikian, lini ROG Phone masih kerap dianggap sebagai standar emas di segmen ponsel gaming premium.
Sepanjang 2025, Asus tercatat hanya merilis dua model smartphone, yakni Zenphone 12 Ultra yang hadir dengan ukuran besar namun dinilai minim inovasi, serta ROG Phone 9 FE. Menariknya, kedua perangkat tersebut tidak dipasarkan secara resmi di Amerika Serikat (AS).
Namun, hingga berita ini naik, Asus belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi terkait isu tersebut.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477019/original/003543200_1768806228-New_Project.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)