ASN DKI Wajib Naik Angkutan Umum Tiap Rabu, Pramono: Kalau Ogah Dibina, "Dibinasakan" Megapolitan 11 Juni 2025

ASN DKI Wajib Naik Angkutan Umum Tiap Rabu, Pramono: Kalau Ogah Dibina, "Dibinasakan"
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 Juni 2025

ASN DKI Wajib Naik Angkutan Umum Tiap Rabu, Pramono: Kalau Ogah Dibina, “Dibinasakan”
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Gubernur Jakarta
Pramono Anung
kembali mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mematuhi kewajiban menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.
Kebijakan ini, kata Pramono, bertujuan mendorong budaya penggunaan angkutan publik demi mengurangi macet dan polusi udara di Ibu Kota.
“Seperti hari ini, hari Rabu, saya sudah tidak ada tedeng aling-aling, pokoknya semuanya harus mau naik transportasi publik. Kalau tidak mau dibina, ya dibinasakan saja,” ucap Pramono dalam sambutannya saat menerima kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Peserta Pendidikan Pimpinan Nasional (PPN) Angkatan ke-25 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Pramono mengeklaim telah memberi contoh untuk para ASN dengan rutin menggunakan transportasi umum setiap Rabu.
Namun, pada hari ini, Pramono menggunakan kendaraan dinas karena harus menghadiri agenda bersama Presiden Prabowo Subianto di Kemayoran, Jakarta Pusat.
“Gubernur memberi contoh, hanya saya harus ke acara presiden, kan enggak mungkin saya lari-lari mengejar presiden, jadi saya naik kendaraan dinas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyinggung upaya Pemprov Jakarta dalam memperluas akses transportasi publik melalui pembukaan rute-rute baru Transjabodetabek.
Salah satu rute yang dia sebut adalah Bogor–Blok M, yang dalam tiga hari pertama telah mencatat lonjakan penumpang dari 1.500 menjadi 6.000 orang.
“Artinya sebenarnya kalau orang diberikan kenyamanan, layanan yang baik, pasti orang bersedia untuk naik transportasi publik,” ungkap Pramono
Sejauh ini, Pemprov Jakarta telah membuka lima rute baru Transjabodetabek di wilayah penyangga, seperti Banten, Bekasi, PIK 2, Depok, hingga Bogor.
Rute-rute tersebut meliputi:
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.