Sementara itu, di simpang Sipange, Kecamatan Tukka, pembersihan jalan terus dilakukan. Alat berat dan truk TNI menjadi andalan dalam menyingkirkan lumpur dan tanah yang menutup badan jalan. Meski sebagian ruas masih licin, jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan dengan kehati-hatian. Pembersihan jalan diprioritaskan guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan mendukung mobilitas warga.
Di Kecamatan Pandan, personel TNI juga melakukan pembersihan menyeluruh di SMA Fransiskus. Lumpur yang menempel di dinding sekolah dibersihkan dengan menyemprotkan air menggunakan selang bertekanan tinggi, seperti yang biasa digunakan pemadam kebakaran. Sejumlah personel lainnya terlihat menyikat dinding dan membersihkan ruang kelas.
Pembersihan tidak hanya difokuskan di dalam sekolah, tetapi juga di area jalan sekitar sekolah dengan bantuan truk tangki air. Dukungan juga datang dari Medan, sejumlah alat berat diberangkatkan menggunakan Kapal ADRI LXVIII dari Dermaga 202 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menuju Kabupaten Tapanuli Tengah. Pengiriman ini bertujuan mempercepat pemulihan fasilitas publik dan infrastruktur vital.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477445/original/045406200_1768823663-Proses_pembersihan_lumpur.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)