Puluhan Sekolah di Demak Terendam Banjir, Siswa Dibolehkan Belajar di Rumah Regional 19 Januari 2026

Puluhan Sekolah di Demak Terendam Banjir, Siswa Dibolehkan Belajar di Rumah
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        19 Januari 2026

Puluhan Sekolah di Demak Terendam Banjir, Siswa Dibolehkan Belajar di Rumah
Tim Redaksi
DEMAK, KOMPAS.com
– Puluhan sekolah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih terendam banjir hingga Senin (19/1/2029).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Demak, Haris Wahyudi Ridwan, mengonfirmasi bahwa banjir merendam sejumlah sekolahan.
Apabila pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan, siswa diperbolehkan belajar di rumah atau melalui
pembelajaran jarak jauh
(PJJ).
“Bila tidak memungkinkan untuk pembelajaran maka dengan pembelajaran jarak jauh, PJJ
online
atau pemberian tugas ke mereka,” kata Haris melalui pesan tertulis, Senin (19/1/2026).
“Untuk hari ini SMP N 3 Bonang minta perpanjangan PJJ, mulai tanggal 19 Januari-21 Januari,” sambung Haris.
Ia merinci data sekolah dasar (SD) yang terdampak, yakni 17
sekolah terendam
banjir.
Dari jumlah tersebut, enam SD melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring.
“SD Negeri Bakung 2 Mijen, banjir di halaman sekolah 50 cm, pembelajaran tatap muka. SD Negeri Sayung 1, banjir halaman 100 cm, pembelajaran daring lebih 3 hari,” katanya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan ke seluruh sekolah di Demak.
Sebelumnya, Kepala TK Bina Putra 1, Siti Alfiah, menyatakan siswa diliburkan dan belajar di rumah akibat banjir.
“Iya terpaksa diliburkan tapi kita masih memantau keadaan anaknya seperti apa,” ujar Siti saat ditemui di lokasi, Selasa (12/1/2026).
Ia terpaksa meliburkan siswa karena ketinggian banjir yang mencapai 30 hingga 50 cm berisiko membahayakan anak, serta menyulitkan akses masuk sekolah.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.