Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Pasuruan Petakan 8 Kecamatan Rawan Longsor
Tim Redaksi
PASURUAN, KOMPAS.com –
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menetapkan status siaga di delapan wilayah yang masuk dalam zona rawan longsor.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya intensitas hujan ekstrem yang mulai memicu pergerakan tanah di sejumlah titik.
Terbaru, akses transportasi di jalur Tutur menuju Tosari yang merupakan salah satu akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo mulai terganggu oleh material longsoran, Sabtu (17/1/2026).
Meskipun volume longsoran tergolong skala kecil, tumpukan material tanah dan lumpur yang terbawa air hujan memenuhi badan jalan, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Pelaksana
BPBD
Kabupaten
Pasuruan
, Sugeng Hariyadi mengungkapkan, pemetaan ini didasarkan pada analisis kemiringan lereng yang curam serta kondisi geologis di wilayah pegunungan.
“Ada delapan wilayah yang menjadi perhatian khusus kami karena tergolong rawan longsor, yakni Kecamatan Tosari, Tutur, Puspo, Purwodadi, Prigen, Gempol, Purwosari, dan Lumbang,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Sugeng menambahkan,
cuaca ekstrem
hujan deras yang diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan berpotensi memicu munculnya titik longsor baru yang dapat memutus akses antar wilayah jika tidak diantisipasi sejak dini.
Saat ini, Pemerintah
Kabupaten Pasuruan
tengah menggencarkan mitigasi nonstruktural.
Fokus utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat di lereng perbukitan agar mampu melakukan evakuasi mandiri secara cepat saat terjadi cuaca buruk.
Selain itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk perbaikan infrastruktur di titik-titik yang terdampak.
“Upaya mitigasi struktural, seperti penanganan tebing dan perbaikan infrastruktur jalan, akan segera ditangani oleh dinas terkait sesuai kewenangannya untuk memastikan mobilitas warga kembali normal,” tambah Sugeng.
Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu, BPBD mengeluarkan sejumlah imbauan bagi masyarakat dan wisatawan yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Di antaranya bagi pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi jalur Tutur-Tosari atau akses menuju Bromo diminta ekstra waspada.
Material lumpur yang licin seringkali tidak terlihat jelas saat hujan, yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan.
Selanjutnya warga yang tinggal di area perbukitan diminta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda awal longsor, seperti retakan tanah di sekitar rumah, pohon yang mulai miring, atau air sumur yang mendadak keruh.
“Laporan cepat dari masyarakat sangat penting bagi kami untuk mencegah dampak bencana yang lebih besar,” kata dia.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Pasuruan Petakan 8 Kecamatan Rawan Longsor Surabaya 17 Januari 2026
/data/photo/2026/01/17/696b623a39bbf.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)