Liputan6.com, Jakarta – Di era konten digital yang serba cepat, ritme kerja seorang kreator kini berpijak pada siklus: rekam, edit, unggah, dan ulangi.
Namun, tantangan nyata muncul ketika data beresolusi tinggi–mulai dari foto RAW hingga video 8K–menuntut performa perangkat yang tidak sekadar “bisa”, tapi juga andal dan cepat.
Untuk membantu para fotografer dan pembuat film mengelola aset digital mereka, berikut panduan dan tips mengoptimalkan alur kerja kreatif agar proses produksi menjadi lebih efisien dari Biwin Technology, dikutip Jumat (16/1/2025).
1. Prioritaskan Kecepatan
Tahap paling krusial sebelum masuk ke meja penyuntingan adalah proses perekaman. Untuk menghindari dropped frames atau kegagalan data pada video 4K Ultra HD, kamu membutuhkan media penyimpanan dengan kecepatan tulis (write speed) yang stabil.
Gunakan kartu memori dengan standar minimal V30 yang menawarkan kecepatan tulis hingga 120 MB/s. Kecepatan ini sangat ideal untuk pengambilan gambar beruntun (burst mode) pada kamera mirrorless atau DSLR tanpa takut performa melambat di tengah sesi produksi yang intens.
2. Pilih microSD
Bagi kreator yang sering bekerja dengan drone, action camera, atau gimbal di lingkungan ekstrem, ketahanan fisik kartu memori adalah harga mati. Guncangan, perubahan suhu, bahkan paparan sinar-X saat pemeriksaan bandara bisa mengancam integritas data.
Pastikan microSD kamu memiliki sertifikasi ketahanan air dan suhu ekstrem. Selain kecepatan baca untuk akses file instan, pilih microSD yang juga dirancang tangguh untuk menemani petualangan di berbagai medan berat.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475181/original/039823200_1768554526-Biwin_1.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)