Ini langkah Transjakarta cegah penumpang disabilitas jatuh

Ini langkah Transjakarta cegah penumpang disabilitas jatuh

Jakarta (ANTARA) – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperketat penerapan Standard Operating Procedure (SOP), khususnya mengenai kewajiban petugas untuk menuntun penumpang disabilitas hingga titik yang aman dan terhubung dengan aksesibilitas memadai demi mencegah insiden penumpang terjatuh.

“Kami menyadari dalam melayani pelanggan disabilitas, aspek pendampingan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati hingga memastikan pelanggan berada di zona yang benar-benar aman,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi di Jakarta, Rabu.

Tjahyadi mengatakan itu untuk menanggapi insiden jatuhnya seorang penumpang disabilitas netra pengguna layanan Transcare, Novianis, pada Minggu (11/1).

Insiden terjadi saat Novianis turun di titik menuju area area halte Kejaksaan Agung, yang berjarak 50 meter. Dia lalu terjatuh ke dalam saluran air di area pedestrian yang berjarak kurang lebih 150 meter dari halte. Akibatnya, dia mengalami luka lebam pada bagian punggung dan tangan.

Sementara pada saat kejadian, layanan Transcare telah melanjutkan perjalanan mengantarkan empat penumpang lain ke lokasi lainnya.

Menurut dia, insiden terhadap Novianis menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap standar pelayanan disabilitas.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Transjakarta memohon maaf sebesar-besarnya kepada Saudari Novianis atas ketidaknyamanan dan musibah yang dialami,” katanya.

Saat ini, Transjakarta masih melakukan evaluasi terhadap seluruh pramusapa dan petugas operasional di lapangan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Lalu, sebagian bagian dari pengetatan SOP terhadap penumpang disabilitas, Transjakarta juga akan meningkatkan pelatihan sensitivitas layanan bagi penumpang prioritas.

Selain itu, Transjakarta akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan fasilitas pendukung seperti “guiding block” di sekitar area layanan publik berfungsi dengan baik dan aman bagi penumpang disabilitas.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.