Tiang Monorel Rasuna Said Dibongkar Hari Ini, Begini Kondisinya…
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membongkar tiang-
tiang monorel
di sepanjang Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).
Pembongkaran
dilakukan untuk menata kawasan jalan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas.
Pantauan
Kompas.com
pada Rabu pagi,
lalu lintas
di kedua arah masih tampak lancar pada pukul 06.30 WIB. Tiang-tiang monorel ini sebelumnya membatasi lajur lambat dan cepat menuju Jalan Mampang Prapatan.
Ketinggian tiang berbeda-beda. Di dekat Stasiun LRT Rasuna Said, tiang ditumpuk dengan beton berbentuk kotak, sementara besinya tampak tinggi dan berkarat.
Tiang lain lebih pendek dengan beton penumpu yang juga lebih rendah. Beberapa tiang diberi tanda petunjuk menuju SPBU, sedangkan yang lain dililit tanaman hijau. Hingga pagi ini, alat berat untuk pembongkaran belum terlihat di lokasi.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan pembongkaran baru akan dilakukan malam hari, saat volume kendaraan relatif rendah.
“Rekayasa situasional saja. Rencana pembongkaran di malamnya, dan di jalur lambat,” kata Komarudin, Rabu.
Meskipun rekayasa lalu lintas bersifat situasional, sejumlah personel Ditlantas Polda Metro Jaya tetap disiagakan untuk mengamankan proses pembongkaran.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan
pembongkaran tiang monorel
menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Ia juga meluruskan informasi soal anggaran yang sempat beredar.
“Besok pagi hari lah, tapi enggak seperti keluhan selama ini terlalu pagi, enggak,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Pramono menjelaskan, biaya pembongkaran 98 tiang monorel hanya sebesar Rp 254 juta, bukan Rp 100 miliar seperti ramai disebut sebelumnya.
Anggaran Rp 100 miliar tersebut mencakup penataan menyeluruh kawasan
Jalan HR Rasuna Said
, termasuk pedestrian, jalan, dan taman, yang akan dilakukan selama satu tahun penuh.
“Jadi yang pertama anggaran untuk membongkar aja Rp 254 juta. Yang Rp 100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh,” kata Pramono.
Ia juga memastikan komunikasi dengan PT Adhi Karya, pemilik tiang monorel, telah dilakukan jauh sebelumnya.
“Sudah kami surati dari dulu-dulu dan udah, pokoknya besok kita bongkarlah dan mohon doanya mudah-mudahan berjalan lancar,” ujar Pramono.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tiang Monorel Rasuna Said Dibongkar Hari Ini, Begini Kondisinya… Megapolitan 14 Januari 2026
/data/photo/2026/01/14/6966d8faa8ab3.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)