Perbedaan Restart dan Shutdown HP, Mana yang Lebih Baik untuk Dongkrak Performa?

Perbedaan Restart dan Shutdown HP, Mana yang Lebih Baik untuk Dongkrak Performa?

Liputan6.com, Jakarta – Banyak pengguna HP menganggap kalau restart dan shutdown merupakan hal yang sama. Padahal, kedua opsi tersebut memiliki fungsi berbeda dan berdampak langsunng pada performa ponsel.

Mengutip Sam Mobile, Rabu (14/1/2026), restart dan shutdown sama-sama menutup aplikasi serta membersihkan memori sementara dan menyegarkan proses sistem.

Namun, perbedaan utama terletak pada proses lanjutan setelah tombol daya ditekan dan bagaimana sistem kembali bekerja.

Apa Bedanya Restart dan Shutdown Ponsel?

Saat pengguna me-restart, ponsel akan menutup semua aplikasi yang sedang berjalan, membersihkan RAM, dan mematikan daya sementara sebelum secara otomatis menyala kembali. Proses ini membantu menyegarkan sistem dan menghapus data sementara yang menumpuk.

Sementara proses shutdown, perangkat akan dibuat tetap dalam kondisi mati hingga pengguna menyalakannya kembali secara manual. Tidak ada proses sistem yang berjalan, dan ponsel berada dalam kondisi tanpa daya atau nyaris tanpa konsumsi daya.

Perbedaan Utama Antara Restart dan Shutdown

Ketika restart dilakukan, sistem akan menghentikan seluruh aplikasi aktif, membersihkan memori, lalu menjalankan kembali proses booting. Sistem operasi, layanan latar belakang, serta komponen perangkat keras dimulai ulang.

Siklus penyegaran ini efektif mengatasi gangguan perangkat lunak ringan, seperti aplikasi yang macet, performa menurun, hingga sistem yang berjalan terlalu lama tanpa penyegaran.

Sebaliknya saat shutdown, ponsel benar-benar berhenti beroperasi. Tidak ada proses latar belakang yang aktif hingga ponsel dinyalakan kembali. Proses booting baru akan berjalan ketika pengguna menekan tombol daya.