Liputan6.com, Jakarta – Memilih smartphone kelas menengah kini tak hanya sekadar membandingkan angka spesifikasi. Poco M8 Pro dan Samsung Galaxy A36 sama-sama segmen ponsel flagship, namun hadir dengan pendekatan berbeda.
Poco mengandalkan performa, pengisian daya super cepat, serta perangkat keras yang agresif. Sementara itu, Samsung Galaxy A36 tampil dengan desain yang lebih matang, dukungan perangkat lunak jangka panjang, dan nuansa premium.
Perbandingan ini mengulas keunggulan masing-masing untuk membantu pengguna untuk menentukan mana yang paling relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Spesifikasi: Performa, Baterai, dan Pengisian Daya
Poco M8 Pro ditenagai dengan Snapdragon 7s Gen 4 menawarkan kinerja yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan Snapdragon 6 Gen 3 pada Samsung Galaxy A36, dengan respons aplikasi yang lebih cepat, multitasking lebih lancer, serta stabilita sgaming yang lebih baik.
Sebaliknya, Galaxy A36 mengedepankan efisiensi dan performa yang konsisten untuk kebutuhan sehari-hari, ditambah komitmen pembaruan perangkat lunak Samsung yang lebih panjang untuk penggunaan jangka panjang.
Pada sektor daya, sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Selasa (13/1/2026), Poco M8 Pro unggul dengan kapasitas baterai yang lebih besar serta dukungan pengisian cepat 100W, termasuk fitur pengisian kabel terbalik yang menambah fleksibilitas.
Galaxy A36 tetap menawarkan daya tahan baterai yang andal, meski dukungan pengisian cepat 45W tergolong terbatas.
Secara keseluruhan, POCO M8 Pro lebih sesuai bagi pengguna dengan kebutuhan performa tinggi dan pengisian daya cepat, sementara Galaxy A36 lebih tepat untuk penggunaan harian yang stabil dalam jangka panjang.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169672/original/074647100_1742541529-WhatsApp_Image_2025-03-21_at_14.01.37_2f13369c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)