Kementan: Optimasi lahan memperkuat swasembada beras

Kementan: Optimasi lahan memperkuat swasembada beras

Jakarta (ANTARA) – Program optimasi lahan yang dijalankan pemerintah untuk mendorong peningkatan produktivitas padi melalui kenaikan indeks pertanaman di lahan sawah eksisting untuk memperkuat upaya swasembada beras nasional.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Hermanto mengatakan optimasi lahan menjadi strategi utama meningkatkan produksi tanpa membuka lahan baru.

“Kami mendapat arahan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menggiatkan optimasi lahan, sehingga sawah yang sebelumnya hanya satu kali tanam bisa didorong menjadi dua hingga tiga kali tanam per tahun,” kata Hermanto berdasarkan keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan optimasi lahan dilakukan melalui perbaikan infrastruktur pertanian, termasuk penyusunan Survei, Investigasi, dan Desain (SID) pembangunan serta rehabilitasi tanggul, pintu air, dan jaringan irigasi maupun drainase di tingkat usaha tani.

Program tersebut juga mencakup pembangunan unit pompa air beserta perlengkapannya, pengolahan lahan menggunakan alat dan mesin pertanian, hingga bantuan olah lahan pasca-optimasi.

Hermanto menyebut program ini difokuskan pada lahan sawah dengan indeks pertanaman di bawah dua agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

“Di lapangan sudah terlihat hasilnya. Produktivitas meningkat, panen bisa lebih dari dua kali, dan pendapatan petani ikut naik,” ujar dia.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.