Banjir hingga Semeter, Warga Kebon Pala Bertahan di Lantai 2 Rumah
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, bertahan di lantai dua rumah mereka kala banjir merendam permukiman dengan ketinggian 75 hingga 100 sentimeter.
Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi mengatakan, hingga kini belum ada warga yang mengungsi karena kondisi masih dinilai aman.
“Semua warga belum ada yang mengungsi, masih di lantai 2. Masih dihitung aman kalau begini,” ujar Sanusi, saat ditemui, Senin (12/1/2016).
Banjir mulai menggenangi wilayahnya sejak pukul 08.00 WIB dengan ketinggian awal sekitar 25 sentimeter.
“Genangan mulai jam 08.00 pagi awalnya 25 sentimeter, sekarang siang sudah 1 meter. Ini banjir pertama di tahun 2026, Desember kemarin udah lima kali,” kata Sanusi.
Menurut Sanusi, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi sejak dini hari, serta diperparah oleh kiriman air dari wilayah hulu seperti Bogor dan Depok.
“Penyebabnya ya karena hujan, dari kemarin subuh sampai sore lagi, terus air kiriman juga,” imbuh dia.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur
Jakarta
sejak pagi hingga siang hari, Senin (12/1/2026), menyebabkan jumlah wilayah terdampak banjir terus bertambah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 12.00 WIB, 28 RT dan 44 ruas jalan terendam banjir.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 28 RT dan 44 ruas jalan tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Senin.
Genangan tersebar di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Di Jakarta Barat, banjir merendam enam RT yang tersebar di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya.
Ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter akibat curah hujan tinggi.
Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 19 RT.
Banjir terjadi di enam kelurahan, yakni Cilandak Barat, Pondok Labu, Cipete Utara, Pela Mampang, Duren Tiga, dan Cilandak Timur.
“Ketinggian air berkisar 40 hingga 95 sentimeter, dipicu hujan deras dan luapan Kali Krukut,” kata Yohan.
Sementara itu, satu RT di Kelurahan Rawa Terate, Jakarta Timur, terendam banjir setinggi 40 sentimeter.
Di Jakarta Utara, dua RT di Kelurahan Tanjung Priok tergenang air dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.
Selain permukiman warga, banjir juga merendam 44 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta.
Sejumlah ruas jalan yang tergenang antara lain Jalan Anggrek di Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A di Tugu Utara, Jalan Rorotan 10 di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, Jalan Taman Stasiun di Tanjung Priok, Jalan Pegangsaan Dua, Jalan Boulevar Barat Raya di Kelapa Gading Barat, Jalan Daan Mogot di Cengkareng Timur, hingga Jalan Balai Rakyat di Jagakarsa.
Ketinggian genangan di ruas jalan berkisar 10 hingga 50 sentimeter dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel untuk memantau dan menangani genangan di seluruh wilayah terdampak.
Penanganan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Banjir hingga Semeter, Warga Kebon Pala Bertahan di Lantai 2 Rumah Megapolitan 12 Januari 2026
/data/photo/2026/01/12/6964a4b21a6d1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)