Tragedi Pelintasan Tanpa Palang Parung Panjang, Warga Tangerang Tewas Tertemper KRL Bandung 8 Januari 2026

Tragedi Pelintasan Tanpa Palang Parung Panjang, Warga Tangerang Tewas Tertemper KRL
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        8 Januari 2026

Tragedi Pelintasan Tanpa Palang Parung Panjang, Warga Tangerang Tewas Tertemper KRL
Tim Redaksi
BOGOR, KOMPAS.com
– Seorang pria berinisial RC (38) meninggal dunia setelah tertabrak KRL Commuter Line di pelintasan kereta api tanpa palang pintu di wilayah Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Korban yang merupakan warga
Kabupaten Tangerang
tersebut tewas seketika di lokasi kejadian.
Salah satu warga sekitar, Tajudin, mengatakan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor melintasi rel dari arah Tenjo menuju
Parung Panjang
.
Pada saat bersamaan, muncul
KRL Commuter Line
yang melaju kencang ke arah Rangkasbitung. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.
“Keretanya mau ke arah Rangkas, KRL,” kata Tajudin kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis.
Akibat hantaman keras dari rangkaian kereta, korban beserta sepeda motornya sempat terpental sekitar 10 meter dari titik awal benturan. Luka berat yang dialami korban membuatnya mengembuskan napas terakhir di tempat.
Warga berharap otoritas terkait segera membangun pintu pelintasan resmi di lokasi tersebut. Pasalnya, jalur itu menjadi akses utama warga baik dari arah Tenjo maupun Parung Panjang, namun tingkat keamanannya sangat rendah.
“Ya sebagai warga kami harapannya ini ada pelintasan buat jaga keamanan orang melintas baik dari Tenjo maupun arah Parung Panjang,” harap Tajudin.
Kapolsek Parung Panjang, Kompol M. Taufik, membenarkan terjadinya kecelakaan maut di pelintasan ilegal tersebut. Pihak kepolisian telah mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada keluarga.
“Betul tadi sekitar pukul 07.00 WIB, (korban) sudah ke rumah duka,” ucap Taufik.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi pasti insiden tersebut. Lokasi kejadian dipastikan merupakan pelintasan liar yang tidak memiliki penjagaan maupun palang pintu otomatis.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.