Kementerian PU bangun jalan beton ruas Batang-Pekalongan Rp251 miliar

Kementerian PU bangun jalan beton ruas Batang-Pekalongan Rp251 miliar

Batang, Jawa Tengah (ANTARA) – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran proyek preservasi jalan nasional dengan mengubah konstruksi aspal menjadi beton (rigid pavement) di ruas Pantura Batang-Pekalongan, Jateng, senilai Rp251 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Jawa Tengah-DIY Ridwan Umbara di Batang, Jateng, Senin, mengatakan bahwa kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 15 Desember 2025.

“Kami berharap proyek peningkatan permanen paket preservasi jalan ruas Pantura Pekalongan-Batang-Plelen dengan nilai sekitar Rp251 miliar ini segera direalisasikan,” katanya.

Paket pekerjaan akan merekonstruksi pengerasan jalan sepanjang total 17 kilometer yang meliputi 14 kilometer di Kabupaten Batang dan 3 kilometer di Kota Pekalongan.

Menurut dia, proses awal proyek telah berjalan dengan kegiatan survei dan pengukuran teknis di lapangan.

“Targetnya, sebagian jalan yang telah dibeton dapat digunakan masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026,” katanya.

Ia mengatakan prioritas ruas jalan pantura yang akan ditangani pertama adalah Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batang, sepanjang 700 meter serta beberapa titik strategis lain di ruas jalan Batang-Kendal.

“Kami prioritaskan untuk ruas jalan arah ke Semarang karena akan digunakan sebagai jalur mudik. Kemudian, di ruas jalan Batang-Kendal ada empat titik, juga akan mendapatkan penanganan serupa,” katanya.

Ia mengatakan proyek ini dirancang sebagai pekerjaan tahun jamak dengan durasi pelaksanaan selama 18 bulan yang ditargetkan selesai pada Juli 2027.

Konversi ke beton ini, kata dia, ditujukan untuk meningkatkan ketahanan jalan nasional terhadap beban lalu lintas kendaraan berat yang kerap melintas di ruas Pantura.

“Kami berharap konstruksi beton dapat memperpanjang usia layanan jalan, meminimalkan kerusakan berulang, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara. Kami memohon kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung,” katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.