Kereta BIAS Madiun layani 56.735 penumpang selama Natal-tahun baru

Kereta BIAS Madiun layani 56.735 penumpang selama Natal-tahun baru

Madiun, Jawa Timur (ANTARA) – Kereta api lokal PSO Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) melayani 56.735 penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Sejak 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, KA BIAS melayani 56.735 pelanggan, yang terdiri atas 29.173 pelanggan naik dan 27.562 pelanggan turun,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Madiun, Jatim, Senin.

Ia mengatakan bahwa tingginya volume pelanggan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap KA BIAS sebagai moda transportasi publik yang andal, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.

“KA lokal BIAS semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif terjangkau. Selama masa Natal-tahun baru, okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Tohari.

Untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan 90 perjalanan KA BIAS atau rata-rata 5 perjalanan per hari, dengan total kapasitas 17.100 tempat duduk atau 3.420 tempat duduk per hari.

Puncak volume penumpang terjadi pada Sabtu (3/1/2026), dengan 1.830 pelanggan naik dan 1.624 pelanggan turun.

Selama masa Natal-tahun baru, terdapat lima stasiun utama di wilayah Daop 7 Madiun yang melayani naik dan turun penumpang KA BIAS, yakni Madiun, Ngawi, Magetan, Walikukun, dan Caruban.

KA BIAS di wilayah Daop 7 Madiun melayani relasi Kota Madiun-Bandara Adi Sumarmo Solo (PP), sehingga menjadi penghubung strategis antara kawasan Madiun Raya dengan simpul transportasi udara nasional di Bandara Adi Sumarmo.

Layanan tersebut memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang hendak melanjutkan perjalanan udara tanpa bergantung pada kendaraan pribadi.

Lebih dari sekadar layanan angkutan penumpang, KA BIAS juga merupakan bagian dari upaya integrasi antarmoda kereta api-bandara yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengembangan transportasi publik berkelanjutan.

Integrasi itu mendorong peralihan masyarakat ke angkutan massal berbasis rel, membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya, serta mendukung efisiensi mobilitas antarwilayah.

Untuk kemudahan perencanaan perjalanan, pemesanan tempat duduk KA BIAS dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Pelanggan dapat memesan melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

“Capaian ini menunjukkan bahwa integrasi kereta api dengan bandara memiliki relevansi tinggi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan KA yang semakin melayani serta mendukung agenda nasional dalam memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi,” kata Tohari.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.