Liputan6.com, Jakarta – Fenomena langka terjadi di Desa Gunung Cut, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Gelembung-gelembung gas bermunculan usai banjir surut. Tidak hanya satu, tapi ada 10 titik gas yang dilaporkan oleh warga.
“Setelah ada gelembungan-gelembungan itu, mereka tindaklanjuti dan mereka bakar. Dan akhirnya memang ada sejenis seperti keluar gas,” kata Kepala Desa Gunong Cu Samsul Bahri. Dikutip dari SCTV, Rabu (7/1/2026).
Lubang yang mengeluarkan gas di lahan yang sebelumnya terendam banjir, menarik perhatian warga terdampak bencana.
Pasalnya, gas yang muncul dari dalam tanah itu bisa menyalakan api. Bahkan, dari salah satu titik apinya berwarna biru yang menandakan pembakaran sempurna.
“Apa itu gas murni atau beracun, kita tidak tahu,” lanjutnya.
Temuan ini telah dilaporkan ke pihak berwenang untuk memastikan apakah ini gas alam atau adanya kebocoran pipa gas.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464766/original/023928000_1767721289-Gelembung_gas_bermunculan_usai_banjir_di_Aceh_surut.png?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)