Imbas Larangan Pesta Kembang Api Secara Nasional, Penjual Kembang Api di Subang Hanya Bisa Pasrah
Tim Redaksi
SUBANG, KOMPAS.com
– Imbas Larangan Pesta Kembang Api, di malam pergantian tahun 2026, sejumlah pedagang kembang api di Subang sepi pembeli.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, para pedagang mengaku, menurun hingga 60 persen penjualannya.
Penurunan tersebut imbas adanya larangan dari Kapolri dan Gubernur Jabar yang melarang
pesta kembang api
secara Nasional, demi menghormati para korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Usman Afandi, salah seorang penjual
kembang Api
di Pantura Subang mengaku sepi pembeli akibat adanya larangan menyalakan kembang api di malam pergantian tahun 2026.
“Hingga malam ini jelang malam pergantian tahun, warga yang beli kembang api masih sangat sepi. Ada sih yang beli ada tapi sangat sedikit sekali. Berbeda dengan tahun lalu,” kata Usman, Rabu(31/12/2025).
Menurut Usman, pembeli kembang api umumnya para orangtua untuk anaknya yang masih kecil.
“Rata-rata orangtua yang beli kembang api, itu pun kembang api khusus anak-anak yang daya ledaknya kecil,” katanya.
“Sementara yang kembang api yang daya ledaknya tinggi biasa dibeli orang dewasa masih sepi jarang ada yang beli,” imbuhnya.
Usman hanya bisa pasrah dagangannya hanya sedikit terjual menjelang tahun baru 2026 ini.
“Pasrah dan ikhlas saja. Tadinya berharap akan untung besar dapat rezeki di akhir tahun ini dari jual kembang api. Tapi apa daya, dilarang pemerintah, saya hanya bisa pasrah saja,” katanya.
Senada juga dikatakan Mamat Nurcahya,
pedagang kembang api
lainnya yang mengaku sepi pembeli jelang malam tahun baru 2026.
“Masih sangat sepi, dibandingkan tahun sebelumnya. Ada yang beli hanya kembang api untuk anak-anak,”ucapnya.
Mamat tidak mengetahui pasti penyebab sepinya pembeli, apa karena adanya
larangan pesta kembang api
atau karena ekonomi masyarakat yang saat ini lagi sulit.
“Belum tahu juga apakah ini imbas larangan pesta kembang api atau apa yang jelas harga kembang api saat ini masih sama dengan tahun sebelumnya,” katanya.
Adapun untuk harga kembang api sangat bervariasi mulai puluhan hingga ratusan ribu perbuah, tergantung ukuran dan banyaknya isi kembang api.
“Harga kembang api untuk anak-anak mulai Rp 5.000 hingga Rp 20.000. Sedangkan kembang api berukuran besar untuk orang dewasa yang biasa menyinari langit di malam tahun baru, itu kisaran ada yang Rp 50.000 perbuah hingga ada diatas Rp 100.000 tergantung banyaknya isi kembang api di dalamnya,” tuturnya.
Mamat berharap, menjelang malam pergantian tahun beberapa jam kedepan, masih ada rezeki akhir tahun dari dagangan kembang apinya.
“Mudah-mudahan masih ada rezeki akhir tahun dari berjualan kembang api, sekalipun hingga petang ini penjualan masih jauh dari tahun sebelumnya atau turun sekitar 60-70 persen dibandingkan tahun lalu,” ucapnya.
Risma Handayani, salah seorang pembeli mengaku membeli kembang api ukuran kecil untuk anak-anak dirumah.
“Saya beli kembang api untuk anak-anak dan akan dinyalakan dirumah, cuma untuk menghibur anak-anak aja di malam pergantian tahun,” katanya.
Risma juga mengaku tahu adanya larangan pesta kembang di malam pergantian tahun 2026 demi menghormati para korban bencana di Sumatera.
“Ya saya rasa itu larangan untuk pesta kembang api skala besar seperti ditempat hiburan atau tempat wisata, tapi untuk pribadi dirumah menghibur anak-anak mungkin bisa dimaklumi, momen setahun sekali menghibur dan manjain anak-anak,” ucapnya.
Melihat sepinya pembeli, Risma juga mengaku kasihan kepada para pedagang kembang api. Momen akhir tahun biasanya mereka meraup untung tapi tahun ini sepi.
“Tadi sebelum beli, saya lihat tak ada yang beli sepi pedagang kembang api ini, jadi saya beli aja untuk anak-anak. Sempat nanya juga ke si mang pedagangnya, katanya sepi menurun hampir 70 persen penjualan dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Imbas Larangan Pesta Kembang Api Secara Nasional, Penjual Kembang Api di Subang Hanya Bisa Pasrah Regional 31 Desember 2025
/data/photo/2025/12/31/69553e131b5ed.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)