4.148 pelajar di Jakbar terima beasiswa Program Indonesia Pintar

4.148 pelajar di Jakbar terima beasiswa Program Indonesia Pintar

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 4.148 siswa mendapat bantuan beasiswa pada jenjang SD, SMP, SMA/SMK di wilayah Cengkareng, Kalideres dan Tambora, Jakarta Barat, melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah berharap beasiswa itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima.

“Kami berharap bantuan ini untuk kepentingan pembelajaran. Bisa dipakai untuk membeli buku, seragam sekolah atau sarana penunjang pembelajaran lainnya,”kata Iin di GOR Cengkareng, Kamis.

Ia juga mengimbau agar bantuan beasiswa itu tidak disalahgunakan untuk hal-hal negatif, seperti judi online dan sebagainya.

Dia mengatakan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. “Intinya kita hadir untuk generasi Indonesia pintar melalui pemberian beasiswa yang telah diberikan,” kata dia.

Iin meminta para orang tua agar memperhatikan asupan gizi anak untuk masa pertumbuhannya.

“Pesan untuk para orang tua, anak-anak adalah masa tumbuh kembang. Saya berharap ibu memperhatikan tentang bagaimana hidup sehat dengan makan bergizi,” katanya.

Makan bergizi tidak berarti harus mahal. “Cukup makan telur, itu bergizi. Makan tahu dan tempe serta ikan, juga bergizi,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi mengatakan bahwa beasiswa itu diberikan khusus bagi pelajar di wilayah Cengkareng, Kalideres dan Tambora.

“PIP merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat untuk siswa SD, SMP, SMA&SMK. Siswa akan menerima SK (surat keputusan) PIP dari Kemendikdas,” ujarnya.

Pencairan beasiswa PIP Tahun 2025 berlangsung pada 21 Desember-26 Januari 2025 yang besarannya berbeda untuk masing-masing jenjang pendidikan.

“Kategori penerima beasiswa PIP 2025 berbeda, ada yang 250 ribu untuk SD, Rp450 ribu untuk SMP, Rp750 ribu hingga Rp1,8 juta untuk SMA dan SMK, sekali per tahun,” katanya.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.