Yogyakarta Macet Saat Tahun Baru: Diserbu 2 Juta Kendaraan, 450.000 Wisatawan ke Malioboro Yogyakarta 1 Januari 2026

Yogyakarta Macet Saat Tahun Baru: Diserbu 2 Juta Kendaraan, 450.000 Wisatawan ke Malioboro
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        1 Januari 2026

Yogyakarta Macet Saat Tahun Baru: Diserbu 2 Juta Kendaraan, 450.000 Wisatawan ke Malioboro
Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
– Yogyakarta terpantau macet saat malam pergantian tahun. Sekitar 2 juta kendaraan dilaporkan melintas. Sementara pengunjung Malioboro diperkirakan mencapai 450.000 orang.
Bahkan, Wali Kota
Yogyakarta

Hasto Wardoyo
sampai harus menggunakan motor saat melakukan
pantauan kemacetan
di sejumlah titik.
“Oiya, karena macet, jadi mending saya tak sambil pantau naik motor karena macet saja,” kata dia, Rabu (31/12/2025).
Hasto akan berkeliling Kota Yogyakarta untuk memantau langsung di kawasan-kawasan rawan.
“Iya, muter, muter kita pantau ke daerah-daerah yang rawan,” ujar Hasto.
Sebelum berkeliling, Hasto Wardoyo sempat mengikuti rapat daring bersama Kapolri, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X.
Berdasarkan rapat tersebut, pihaknya sudah menerima laporan bahwa terjadi peningkatan unlah kendaraan.
Informasi yang ia terima, total ada sekitar
2 juta kendaraan
yang masuk dari berbagai penjuru.
“Ya, tadi sudah dilaporkan oleh Pak Kapolda, ya, bahwa peningkatan jumlah kendaraan memang signifikan, ya. Saya lihat data yang ada, pantauan dari Pak Kapolda yang masuk ke Jogja ini hampir 2 juta lebih kendaraan dari segala penjuru, ya, utara, selatan, timur, barat,” jelasnya.
Lanjut Hasto, data pengunjung
Malioboro
dari kepolisian disebut meningkat hingga seribu persen.
“Kemudian, jumlah pengunjung di Malioboro mengalami peningkatan, kalau datanya Pak Kapolda 1.000 persen yang diprediksi pada malam hari ini (malam tahun baru),” ucap dia.
Sementara itu, Kapolda DIY Anggoro Sukartono menyampaikan di kawasan Jalan Malioboro diperkirakan dipadati sebanyak 450.000 orang saat pergantian tahun.
“Di Pos Teteg yang kita prediksi menjelang pukul 00.00 akan dipadati lebih dari 450.000 orang berdasarkan data yang ada pada kami,” ujarnya.
Anggoro menambahkan, pengalihan arus dilakukan untuk memberikan keleluasaan bagi wisatawan untuk menikmati
malam pergantian tahun
.
“Tidak boleh ada kemacetan lebih daripada 30 menit. Artinya, semua harus berjalan. Terpantau sampai hari ini tidak ada titik kemacetan yang tidak bisa bergerak, artinya semua berjalan,” kata dia.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.