Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband Regional 31 Desember 2025

Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        31 Desember 2025

Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatera, Puluhan Santri di Sumenep Main Drumband
Tim Redaksi
SUMENEP, KOMPAS.com
— Suasana berbeda terasa di halaman utama Graha Nuansa, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025) malam.
Sekitar 40 santri dari Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin, Desa Gapura Timur, tampil memainkan drumband untuk menggalang donasi bagi korban bencana banjir di Provinsi Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
Dengan seragam khas berwarna hitam putih, para santri memainkan sejumlah aransemen lagu yang menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Di sela tabuhan drum dan tiupan alat musik, para santri juga memperagakan kombinasi gerakan akrobatik sederhana yang membuat pertunjukan semakin hidup.
Sejumlah pengendara roda dua tampak memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti sejenak untuk menyaksikan penampilan tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat antusias dan mengabadikan momen konser amal itu menggunakan ponsel.
Penanggung jawab drumband, Zainul Hasan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian santri terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana alam.
Pesantren, menurut dia, ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas sejak dini kepada para santri.
“Kami ingin para santri tidak hanya belajar di dalam pesantren, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan di daerah lain yang sedang tertimpa musibah,” kata Inul, sapaan akrabnya, kepada Kompas.com di
Sumenep
, Rabu (31/12/2025).
Di tengah penampilan drumband, sejumlah anggota Banser turut membantu proses penggalangan dana.
Mereka menyisir para penonton dan pengunjung dengan membawa kotak donasi dari botol air mineral.
Zainul menyebut hasil donasi dari penampilan perdana tersebut cukup menggembirakan.
“Alhamdulillah, dari penampilan pertama ini donasi yang terkumpul mencapai lebih dari Rp 2 juta,” tambahnya.
Kegiatan bertajuk konser amal drumband ini tidak berhenti di satu lokasi.
Zainul menjelaskan, penggalangan dana akan dilanjutkan di beberapa titik lain di Kecamatan Gapura dan wilayah sekitar.
Rencananya, konser amal tersebut akan digelar dari desa ke desa, terutama di wilayah yang memiliki alumni Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin.
“Kami akan berkeliling ke beberapa desa agar jangkauan donasinya lebih luas dan semakin banyak warga yang bisa ikut berbagi,” ungkap dia.
Ia berharap donasi yang terkumpul nantinya dapat meringankan beban para korban banjir di Aceh dan Sumatera.
“Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi ini bentuk kepedulian kami. Semoga bisa membantu dan membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tutur Zainul.
Konser amal drumband ini bekerja sama dengan Care NU Lazisnu PC NU Sumenep dan mendapat dukungan dari Banser MWC NU Gapura yang membantu pengamanan sekaligus penggalangan donasi selama kegiatan berlangsung.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.