Hujan Deras Sejak Jumat Sore, Buat Wilayah Tanjungsari Gunungkidul Dikepung Banjir

Hujan Deras Sejak Jumat Sore, Buat Wilayah Tanjungsari Gunungkidul Dikepung Banjir

Panewu Kapanewon Tanjungsari, Sri Intiyastuti mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan, relawan, dan unsur masyarakat untuk melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang berpotensi terdampak banjir. Hingga Jumat malam, proses identifikasi masih berlangsung di lapangan.

Menurutnya, banjir yang terjadi bukan semata-mata akibat hujan di wilayah Tanjungsari, tetapi juga dipengaruhi oleh aliran air kiriman dari daerah dengan elevasi lebih tinggi. Beberapa lokasi yang berada di posisi paling rendah menjadi titik rawan terjadinya genangan.

“Kondisi ini dipicu cuaca ekstrem. Air yang datang bukan hanya dari hujan setempat, tetapi juga kiriman dari wilayah atas. Di lapangan terlihat bukan hanya air, tapi juga sampah yang terbawa arus,” ungkapnya.

Tumpukan sampah yang menyumbat saluran air disebut turut memperlambat surutnya genangan. Petugas dan warga pun berupaya membersihkan material yang terbawa arus agar aliran air kembali lancar.

Hingga Jumat malam, hujan masih turun dengan intensitas bervariasi. Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan masih dapat terjadi hingga Sabtu pagi. Kondisi ini membuat petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan secara berkala.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem. Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah serta aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kesadaran menjaga lingkungan sangat penting. Sampah yang terbawa air justru memperbesar potensi banjir. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman,” kata Sri.