HKTI dan Kementan sinergi perkuat pertanian hingga peternakan rakyat

HKTI dan Kementan sinergi perkuat pertanian hingga peternakan rakyat

Jakarta (ANTARA) – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Kementerian Pertanian bersinergi memperkuat sektor pertanian hingga peternakan rakyat melalui kolaborasi kebijakan, pendampingan lapangan, dan pengawasan program untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan nasional.

Wakil Ketua Umum HKTI Bidang Peternakan Cecep M Wahyudin mengatakan dalam memperkuat sinergi pihaknya menggelar dialog bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk membahas penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan rakyat.

“Dialog ini membahas peningkatan produksi, hilirisasi, serta penguatan struktur industri agar lebih seimbang dan berkelanjutan. Ini sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional dan pembangunan ekonomi berbasis desa,” kata Cecep di Jakarta, Selasa.

Ia menuturkan salah satu isu yang dibahas adalah struktur pasar industri perunggasan yang saat ini masih didominasi oleh segelintir pelaku besar.

Dia menyebutkan saat ini pangsa pasar industri ayam didominasi dua sampai tiga perusahaan besar dengan penguasaan lebih dari 70 persen.

HKTI berupaya membangun struktur peternakan yang lebih seimbang, dengan target penguasaan pasar sekitar 27 persen pada tahun ketiga dan keempat. Target tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi yang direncanakan secara bertahap, mulai dari sisi hulu hingga hilir.

“Konsepnya ada pembangunan yang benar-benar dari nol dan terintegrasi, mulai dari grandparent stock, parent stock, pabrik pakan, obat-obatan dan vaksin, hingga cold storage dan rumah potong ayam,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah terus mendorong penguatan seluruh subsektor pertanian, termasuk tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan, dengan memastikan negara hadir dalam peningkatan produksi dan penyediaan sarana pendukung.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.