Kadin Indonesia dan Belarus bahas peluang kerja sama industri pupuk

Kadin Indonesia dan Belarus bahas peluang kerja sama industri pupuk

Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie melakukan pertemuan dengan Deputi Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich di Jakarta, Selasa, guna membahas berbagai peluang kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan industri pupuk.

Usai pertemuan tersebut, Anindya menjelaskan Belarus merupakan salah satu pemasok utama potash, bahan baku utama dalam produksi pupuk, bagi Indonesia.

“Kami membahas bagaimana kita bisa membangun industri pupuk karena Belarus merupakan salah satu pemasok potash yang besar ke Indonesia,” kata Anindya.

Selain pupuk, Anindya mengungkapkan pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kerja sama peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern.

Kemudian, pembahasan juga mencakup mekanisasi dan pengembangan mesin serta peralatan pertanian; serta peluang industrialisasi alat berat, termasuk bus dan traktor berkapasitas besar hingga 450 ton.

“Terakhir kami juga bicara mengenai bagaimana kita dapat memanfaatkan pasar halal di Indonesia,” ucap dia.

Anindya menyebutkan penguatan kerja sama antara Indonesia dan Belarus menjadi penting karena dapat membuka akses lebih luas ke kawasan Eurasia lainnya, seperti Rusia, Kazakhstan, Armenia, dan Kirgistan.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.