Farel Prayoga Bantah Pindah ke Jakarta karena Ayah Terjerat Judol

Farel Prayoga Bantah Pindah ke Jakarta karena Ayah Terjerat Judol

Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi muda Farel Prayoga dikabarkan akan pindah ke Jakarta. Benarkah, niatan itu karena ayahnya, Joko Suyoto ditangkap karena judi online (judol).

Mendengar kabar itu, Farel Prayoga langsung membantahnya. Ia menyebut, perpindahan dirinya ke Jakarta telah dilakukan sejak lama.

“Kalau untuk pindah ke Jakarta itu karena buat sekolah, dan sudah sejak lama direncanakannya. Aku juga sudah bicara sama keluarga dan keluarga juga enggak ada masalah,” kata Farel Prayoga dikutip dari channel YouTube, Sabtu (14/6/2025).

Meski akan pindah ke Jakarta, tetapi Farel Prayoga tidak akan melupakan keluarganya di Banyuwangi. Khususnya, terhadap ayahnya yang sedang mendekam di Polresta Banyuwangi akibat bermain judol.

“Saya berusaha menerima kenyataan yang ada dan saya juga enggak mau membela yang salah. Kalau dibilang sedih, tentu sebagai anak saya sedih,” tuturnya.

Sebagai seorang anak, Farel Prayoga berdoa kepada Sang Pencipta agar bapaknya bisa menghilangkan kebiasaan buruknya itu.

“Semoga dari kejadian ini, membuat bapak bisa berubah menjadi lebih baik,” lanjutnya.

“Bapak itu keseharian mengurus rumah dan memang di rumah ada warung kecil-kecilan,” jelasnya lagi.

Sementara itu, manajer Farel Prayoga, Rais, mengatakan perpindahan Farel ke Jakarta adalah murni untuk kepentingan masa depan Farel dalam menuntut ilmu pengetahuan.

“Pindah ke Jakarta itu agar Farel bisa fokus pendidikan dan karier makanya saya akan pindahkan dia ke Jakarta untuk sekolah,” ucapnya.

Menurutnya, semua dokumen yang dibutuhkan dalam mengurus sekolah di Jakarta sudah dilakukan demi masa depan Farel Prayoga.

“Sudah kita daftarkan di sekolah yang baru, semua dokumennya juga sudah lengkap,” lanjutnya.

Ia juga membantah apabila perpindahan Farel Prayoga ke Jakarta karena diakibatkan ayah Farel sedang tersandung masalah hukum di Banyuwangi.

“Persiapan ini memang sudah sejak lama dan Farel juga baru selesai melaksanakan ujian kenaikan kelas,” tutupnya.