Klenteng Tertua Kalimantan Timur Thien Le Kong Samarinda Siap Sambut Imlek 2025 Regional 25 Januari 2025

Klenteng Tertua Kalimantan Timur Thien Le Kong Samarinda Siap Sambut Imlek 2025
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        25 Januari 2025

Klenteng Tertua Kalimantan Timur Thien Le Kong Samarinda Siap Sambut Imlek 2025
Tim Redaksi
SAMARINDA, KOMPAS.com –
Klenteng Thien Le Kong,
Samarinda
, bersiap menyambut perayaan Tahun Baru
Imlek
yang jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025.
Hansen, selaku penanggung jawab Klenteng mengatakan, persiapan menyambut
tahun ular kayu
sudah mencapai 90 persen.
“Halaman klenteng telah dirapikan, termasuk pemasangan paving, pengecatan, dan pembersihan arca di dalam klenteng. Kami juga mengganti baju untuk para dewa-dewi serta memasang lampion dan bunga sakura yang menjadi ciri khas Imlek,” ujar Hansen saat diwawancarai Sabtu (25/1/2025).
Hansen mengatakan, malam puncak perayaan Imlek akan dilakukan pada Selasa (28/1/2025) malam.
Di malam puncak itu, umat memulai prosesi doa dari pukul 20.00 hingga masuk pergantian hari.
Kegiatan akan dilanjutkan pada hari berikutnya, Rabu (29/1/2025). Mulai pagi hingga malam hari, dengan berbagai acara ibadah dan tradisi khas Imlek.
Tidak hanya itu, klenteng juga menggelar bazar mulai tanggal 5 hingga 9 Februari 2025, menghadirkan berbagai produk dan makanan khas Imlek.
“Bazar ini akan terlaksana sesuai dengan apa yang kami sudah rencanakan” tambah Hansen.
Puncak rangkaian perayaan adalah Cap Go Meh yang akan dilaksanakan pada 12 Februari 2025.
“Acara ini akan diisi dengan pelepasan barongsai dari seluruh wilayah di Samarinda serta pembagian 1.000 angpao sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Rejeki” jelas Hansen.
Selain itu, perayaan Imlek di Klenteng Thien Le Kong juga menarik banyak pengunjung dari luar kota dan luar negeri. Pada masa perayaan, jumlah pengunjung bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Klenteng ini juga memiliki makna spiritual yang mendalam, terutama bagi mereka yang mencari keberkahan dalam usaha.
“Banyak umat yang datang untuk beribadah kepada Dewi Pelaut karena daerah
samarinda
ini sungai, memohon izin dan restu untuk kelancaran usaha mereka di air,” ujar Hansen.
Dengan persiapan yang hampir selesai, Klenteng Thien Le Kong siap menjadi pusat perayaan dan simbol kebersamaan bagi umat Tionghoa di Samarinda dan sekitarnya.
“Kami harap berjalan lancar, dan umat dapat merasakan kebaikan di tahun 2025 ini” tutup hansen.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.