Berdasarkan data Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, sedikitnya ada 310.000 siswa di jenjang SD hingga SMP. Sementara siswa TK mencapai sekitar 1.200.
Dengan target 20 persen, 62.000 siswa ditargetkan akan menerima manfaat Makan Bergizi Gratis. Dalam pelaksanaan tahap 2, sebanyak 21.271 siswa di Kota Bandung telah mendapatkan paket makanan pada Senin, 13 Januari 2025 lalu.
Total sekolah penerima manfaat di Kota Bandung sebanyak 40. Tahap 1 terdiri dari 9 SD dan 5 SMP. Sementara tahap 2 yakni 1 TK, 21 SD, dan 4 SMP. Pendistribusian ini mencakup 7 wilayah yang meliputi Kecamatan Cicendo, Sukajadi, Andir, Antapani, Arcamanik, Bandung Kidul, dan Coblong.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Tantan Satana mengatakan, rencananya program tersebut akan menambah 1 kecamatan yaitu Lengkong usai Lebaran.
“Kita harap ini bisa terealisasi target tahun ini 30 persen semua siswa bisa MBG. Jika jumlah siswa SD dan SMP di Kota Bandung negeri dan swasta ada 330.000 siswa, target 20 persen berarti 60.000 siswa. Mudah-mudahan tahun 2025 bisa ter-cover semua secara bertahap,” bebernya.
Sementara itu, Tantan memastikan gizi dan sanitasi menjadi perhatian utama dalam pemberian Makan Bergizi Gratis di Kota Bandung. Selain siswa, para petugas di dapur yang menyiapkan makanan juga dipastikan steril dan bersih.
“Kita menjamin gizi dan sanitasi higienisnya, bahwa itu memenuhi syarat standar kesehatan juga ada ahli gizi. Karena sebelum ditunjuk, dapur sudah ditinjau oleh pusat. Dapurnya harus higienis dan sanitasi memenuhi standar,” tutur Tantan.
Penulis: Arby Salim
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080011/original/061143600_1736154492-20250106-Makan_Bergizi_Gratis-HER_1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)