9 Kecamatan di Bandar Lampung Terendam Banjir, 127 Jiwa Terdampak

9 Kecamatan di Bandar Lampung Terendam Banjir, 127 Jiwa Terdampak

Liputan6.com, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama hampir dua jam pada Kamis (8/1/2026) sore hingga malam memicu banjir di sembilan kecamatan. Genangan air merambah permukiman warga, ruas jalan utama, hingga sejumlah kafe, membuat aktivitas warga lumpuh dan memaksa petugas turun melakukan evakuasi.

Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak pukul 17.00 WIB menyebabkan air meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga di berbagai titik.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi dengan Pusdalops BPBD Kota Bandar Lampung, banjir terjadi di sembilan kecamatan dengan laporan masuk hingga dini hari,” ujar Wahyu, Jumat (9/1/2026).

Sembilan kecamatan yang terdampak banjir tersebut meliputi Kedaton, Way Halim, Labuhan Ratu, Tanjungkarang Barat, Tanjungkarang Timur, Sukarame, Sukabumi, Kedamaian, dan Bumi Waras.

“Di Kecamatan Kedaton, genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah titik, di antaranya Jalan Teuku Umar tepat di depan Makam Pahlawan, Jalan Sultan Agung, serta kawasan permukiman di Kelurahan Penengahan,” sebutnya.

Air bahkan masuk ke rumah warga dan mengganggu sedikitnya beberapa kepala keluarga.

Sementara di Kecamatan Way Halim, banjir merendam wilayah padat penduduk seperti Way Halim Permai dan Jagabaya. Air menggenangi Jalan Kimaja, Jalan Sultan Agung, hingga Jalan Pajajaran.

Sejumlah rumah warga terdampak, dengan beberapa keluarga terpaksa bertahan di dalam rumah saat air naik.

“Genangan juga terjadi di Kecamatan Sukarame dan Sukabumi, termasuk di kawasan perumahan. Air dilaporkan masuk ke rumah warga, halaman permukiman, hingga mengganggu aktivitas warga yang sedang beristirahat pada malam hari,” lanjut Wahyu.