9 Baut Jembatan Bailey Diduga Dicuri, Gubernur Aceh Mualem: Itu Bikin Rakyat Susah!! Regional

9
                    
                        Baut Jembatan Bailey Diduga Dicuri, Gubernur Aceh Mualem: Itu Bikin Rakyat Susah!!
                        Regional

Baut Jembatan Bailey Diduga Dicuri, Gubernur Aceh Mualem: Itu Bikin Rakyat Susah!!
Editor
BANDA ACEH, KOMPAS.com
– Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem menanggapi terkait pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait Jembatan Bailey di Aceh. 
Pernyataan ini terkait  adanya dugaan sabotase hilangnya baut pada
Jembatan Bailey
yang dibangun di Aceh. Pernyataan ini muncul usai Rapat Koordinasi bersama Satgas Pemulihan Bencana di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025). 
Mualem menyatakan jika pihaknya menyesal dengan kejadian hilangnya baut-baut tersebut. Orang yang tak bertanggung jawab mengambil kesempatan di tengah bencana banjir yang melanda Aceh. 
“Kurang ajar itu namanya. Kita imbau untuk sadar, sadarlah,” katanya dilansir dari Serambinews, Rabu (31/12/2025). 
Mualem menekankan jika jembatan ini dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat pascabencana. Sehingga infrastruktur ini dibangun untuk kepentingan masyarakat luas. 
Jika jembatan ini bautnya dicuri, maka akan berpotensi jembatannya ambruk. Maka dengan kejadian semacam itu, masyarakat pula yang dirugikan. 
“Kalau ambruk, sembako macam mana orang pasok,” ucapnya. 
Dalam rapat tersebut banyak hal yang disampaikan Mualem ke pemerintah pusat. Salah satunya ia meminta agar pemerintah turun tangan untuk pengendalian harga bahan pokok jelang Ramadhan. 
Ia juga meminta agar pemerintah pusat memasok daging beku ke Aceh menjelang Ramadhan. Pasalnya kebutuhan daging ini untuk memenuhi tradisi Meugang yang biasanya digelar masyarakat Aceh menjelang bulan Ramadhan. 
“Meugang kalau tidak pakai daging tidak sah. Daging paling mahal itu ada di Aceh, saat ini harganya paling tidak Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu tiap kilonya,” katanya. 
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.