Merangkum Semua Peristiwa
Indeks

8 Bukan Benih Padi, Ratusan Karangan Bunga bagi Dedi Mulyadi-Erwan Penuhi Gedung Sate Bandung

8
                    
                        Bukan Benih Padi, Ratusan Karangan Bunga bagi Dedi Mulyadi-Erwan Penuhi Gedung Sate
                        Bandung

Bukan Benih Padi, Ratusan Karangan Bunga bagi Dedi Mulyadi-Erwan Penuhi Gedung Sate
Tim Redaksi
BANDUNG, KOMPAS.com
– Ratusan
karangan bunga
menghiasi ucapan selamat dilantiknya Gubernur dan Wakil
Gubernur Jawa Barat
,
Dedi Mulyadi

Erwan Setiawan
, di halaman depan
Gedung Sate
, Kota Bandung, Jumat (21/2/2025).
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, sedikitnya ada 157 karangan bunga di halaman depan Gedung Sate bagian barat dan timur yang telah terpajang rapi.
Selain di lokasi tersebut, karangan bunga ucapan selamat ini juga terpajang di halaman depan Gedung DPRD Jabar.
Karangan bunga
ini berasal dari lembaga dan juga perorangan yang didominasi oleh warna merah, putih, hingga biru.
Menurut keterangan petugas keamanan Gedung Sate, Ujang, karangan bunga tersebut sudah mulai berdatangan sejak Kamis (20/2/2025) hingga Jumat (21/2/2025) pagi secara beriringan.
Dia memprediksi, kiriman karangan bunga tersebut masih akan terus datang hingga siang hari nanti.
Pihak Setda Provinsi Jabar pun telah menginstruksikan agar ditempatkan di bagian depan Gedung Sate.
“Kamis pagi
numpuknya
, dari semalam juga masih datang. Tadi juga masih ada yang
ngirim
,” ujarnya saat ditemui Kompas.com di lapangan, Jumat (21/2/2025).
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta masyarakat yang akan memberikan ucapan selamat atas pelantikannya dengan
benih padi
, bukan karangan bunga.
Menurut Kang Dedi, sapaan akrabnya, benih padi memiliki makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat Nusantara.
Selain itu, padi juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
“Saya mengajak sebaiknya karangan bunga, diganti dengan benih padi. Tujuannya agar benih itu bisa terus tumbuh dan berkembang serta memberikan manfaat bagi banyak orang, terutama para petani,” kata dia dalam keterangan resminya, Kamis (20/2/2025).
Benih padi
tersebut, lanjut Kang Dedi, kemudahan akan diberikan kepada para petani di seluruh Jabar.
Harapannya, benih padi bisa ditanam di sawah sehingga meringankan beban para petani.
Selain itu, benih yang diberikan adalah benih padi original yang dalam ilmu pertanian ditandai dengan warna ungu atau putih.
Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat dapat ikut serta dalam memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan keberlanjutan yang berdampak luas.
“Jika berwarna putih, benih itu bisa ditanam oleh anak-anak sekolah sebagai bagian dari edukasi pertanian,” kata Kang Dedi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Merangkum Semua Peristiwa