Liputan6.com, Bandung – Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan banyak orang merasakan perubahan dalam pola makan dan berat badan mereka. Beberapa berhasil menurunkan berat badan ada juga yang justru mengalami kenaikan berat badan.
Kondisi tersebut bisa terjadi karena pola makan yang diterapkan selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, mengelola berat badan setelah Lebaran bisa menjadi tujuan penting agar tubuh tetap sehat dan bugar.
Salah satu langkah awal dalam mengelola berat badan setelah Lebaran adalah dengan kembali ke pola makan yang seimbang. Setelah terbiasa dengan porsi makan lebih kecil selama Ramadan penting untuk tidak langsung kembali ke kebiasaan makan berlebihan.
Mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah, protein tanpa lemak, dan karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga keseimbangan energi dalam tubuh. Selain menjaga pola makan, olahraga juga menjadi kunci utama dalam mengelola berat badan.
Setelah Ramadan, banyak orang merasa tubuhnya menjadi lebih ringan dan bersemangat untuk kembali beraktivitas fisik. Melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga dapat membantu membakar kalori serta meningkatkan metabolisme tubuh.
Jika memungkinkan, olahraga yang lebih intens seperti lari atau latihan kekuatan juga dapat dijadikan pilihan untuk hasil yang lebih maksimal. Mengontrol asupan gula dan lemak juga penting diperhatikan.