2 Salah Naik Kereta, Penumpang Tujuan Yogyakarta Terbawa KA Lain Balik Arah ke Banyuwangi Surabaya

2
                    
                        Salah Naik Kereta, Penumpang Tujuan Yogyakarta Terbawa KA Lain Balik Arah ke Banyuwangi
                        Surabaya

Salah Naik Kereta, Penumpang Tujuan Yogyakarta Terbawa KA Lain Balik Arah ke Banyuwangi
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Sejumlah penumpang kereta api relasi Banyuwangi-Yogyakarta salah naik rangkaian kereta saat turun sejenak di Stasiun Wonokromo, Surabaya.
Rombongan penumpang yang semestinya menuju ke
Yogyakarta
itu, akhirnya berbalik arah kembali ke
Banyuwangi
. Pihak Daop 8
Surabaya
pun minta penumpang lebih teliti.
Kisah penumpang salah menaiki rangkaian kereta api itu viral setelah diunggah akun TikTok @Ferryprabowoa yang menceritakan pengalaman rombongan penumpang lain yang sebelumnya duduk di sebelahnya.
Kompas.com
telah mengkonfirmasi langsung kisah penumpang ini ke pemilik akun TikTok @Ferryprabowoa.
Awalnya, para penumpang itu menaiki
KA Sri Tanjung
relasi Banyuwangi (Ketapang) menuju Yogyakarta (Lempuyangan) yang melewati Stasiun Wonokromo, Surabaya.
Setelah berhenti di Stasiun Wonokromo, KA Sri Tanjung melanjutkan perjalanan ke Stasiun Surabaya Gubeng dan Surabaya Kota, lalu kembali berhenti Stasiun Wonokromo.
Saat pemberhentian pertama di Stasiun Wonokromo, rombongan penumpang tersebut berniat keluar sejenak untuk mencari udara segar. Namun sayangnya, mereka justru salah naik kereta saat kembali ke rangkaian.
Saat itu, ada rangkaian KA Sri Tanjung yang lain yang tujuannya arah Banyuwangi. Rombongan penumpang itu justru menaiki KA Sri Tanjung relasi sebaliknya, yakni relasi Lempuyangan-Ketapang.
Kebetulan, kereta tersebut melintas hampir bersamaan dengan KA Sri Tanjung relasi Ketapang-Lempuyangan di Stasiun Wonokromo.
Barang-barang penumpang itu pun ikut KA Sri Tanjung Ketapang-Lempuyangan. Sedangkan pemiliknya berbalik arah ikut KA relasi Lempuyangan-Ketapang.
Merespons hal tersebut, pihak KAI sebenarnya memperbolehkan penumpang turun saat kereta berhenti sejenak di stasiun, asalkan memperhatikan aspek keselamatan.
“Boleh (turun sejenak). Tentunya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan ya. Misal tidak boleh turun langsung ke rel. Tapi kalau turun di area peron masih boleh,” kata Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono kepada
Kompas.com
, Senin (5/1/2026).
Ia mengimbau agar penumpang lebih teliti saat kembali ke rangkaian kereta agar tidak salah naik atau tertinggal.
“Kami kembali mengimbau kepada pelanggan agar lebih teliti memastikan kesesuaian tiket dengan kereta yang akan dinaiki, seperti nama kereta, jadwal, dan relasi tujuan,” ujarnya.
Pihaknya aktif menyampaikan informasi keberangkatan kereta melalui pengeras di area stasiun maupun rangkaian supaya penumpang bersiap-siap.
“Kami juga secara rutin menyampaikan pengumuman di stasiun maupun di peron sebagai pengingat bagi penumpang,” terangnya.
KAI juga menyarankan agar penumpang menanyakan segala informasi kepada petugas di stasiun agar tidak kebingungan.
“Kami mengajak penumpang agar tidak ragu bertanya kepada petugas apabila masih merasa bingung serta ragu, karena petugas kami siap membantu,” bebernya.
Ia berharap, komunikasi penumpang dengan petugas dapat membantu selama perjalanan.
“Harapannya, dengan kerja sama antara penumpang dan petugas, perjalanan dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.