17 Penderita Super Flu di Kota Malang Sembuh, Dinkes Pastikan Kondisi Terkendali
Tim Redaksi
MALANG, KOMPAS.com
– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan semua penderita yang sempat terdeteksi mengalami influenza A H3N2 Subclade k atau super flu kini telah dinyatakan sembuh dan kondisinya terkendali.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota
Malang
, Husnul Muarif, mengatakan bahwa total terdapat 17 pasien
super flu
yang sebelumnya menjalani rawat jalan di Puskesmas Dinoyo dan seluruhnya tidak memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit.
“Semua pasien yang terdata itu hanya menjalani rawat jalan di Puskesmas Dinoyo, kondisinya terpantau dengan baik, dan sekarang sudah sehat semuanya,” kata Husnul saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Husnul menjelaskan, kasus tersebut terdeteksi melalui sistem sentinel Influenza Like Illness (ILI) yang diterapkan di Puskesmas Dinoyo. Sistem ini digunakan untuk memantau pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) tertentu.
“Gejalanya meliputi batuk, demam, nyeri tenggorokan, badan terasa pegal, nyeri kepala, dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celsius. Pasien dengan kriteria itu masuk dalam kategori sentinel ILI,” ujarnya.
Setelah dilakukan pengambilan sampel, spesimen pasien dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Selanjutnya, sampel dikirim ke Whole Genome Sequencing (WGS) Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
“Dari hasil pemeriksaan laboratorium di Jakarta, teridentifikasi adanya influenza varian H3N2, dengan rincian satu kasus pada September, satu kasus Oktober, dan 15 kasus pada November,” kataya.
Meski sempat menjadi perhatian masyarakat, Husnul menegaskan bahwa kasus super flu itu tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa dan tidak menimbulkan dampak serius di Kota Malang.
“Tidak ada pasien yang mengalami kondisi berat. Sekarang semuanya sudah sehat,” tegasnya.
Meski sempat terdeteksi ada kasus super flu, Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat agar tidak panik. Namun, tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Jaga kondisi tubuh, cukup istirahat, konsumsi makanan bergizi. Kalau merasa kurang enak badan, sebaiknya tidak keluar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker,” kata Husnul.
“Pertama, masyarakat harus menjaga kondisi tubuh dengan istirahat dan asupan nutrisi yang cukup. Jika merasa tidak enak badan, upayakan untuk tidak keluar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar, gunakan alat pelindung paling sederhana, yaitu masker,” tandasnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
17 Penderita Super Flu di Kota Malang Sembuh, Dinkes Pastikan Kondisi Terkendali Surabaya 12 Januari 2026
/data/photo/2026/01/12/6964bbed04e53.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)