1 Kala Prajurit TNI Ragu Ditanya Menhan Sjafrie: Pilih Pendidikan atau Tugas Operasi? Nasional

1
                    
                        Kala Prajurit TNI Ragu Ditanya Menhan Sjafrie: Pilih Pendidikan atau Tugas Operasi? 
                        Nasional

Kala Prajurit TNI Ragu Ditanya Menhan Sjafrie: Pilih Pendidikan atau Tugas Operasi?
Tim Redaksi
KUTAI BARAT, KOMPAS.com –
Seorang prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 827/Mahakam Cakti Yudha sempat ragu-ragu saat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menanyakan pilihannya antara mengikuti pendidikan atau menjalani penugasan operasi.
Momen ini terjadi saat Sjafrie menyalami para prajurit yang baru saja berdemonstrasi olahraga pencak silat sambil mengalungi medali yang mereka raih.
Setelah memberikan hormat kepada Sjafrie, prajurit itu memperkenalkan diri dan mengungkapan asal daerah.
“Siap, (asal) Bima, Nusa Tenggara Barat,” ucap prajurit tersebut sambil bersalaman dengan Sjafrie.
Pada momen ini, dia juga mengungkapkan bahwa tengah menginjak usia 25 tahun.
“25? Kamu masuk tamtama umur berapa?” tanya Sjafrie.
“Siap, izin. 20 tahun,” jawab prajurit tersebut.
Setelah mendengar pengakuan ini, Sjafrie langsung menengok ke arah Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan 85/Benuo Taka Cakti Kolonel Infanteri Alzaki dan Komandan Yonif TP 827/MCY Letkol Inf Syarifuddin Sinaga yang berada di samping kirinya.
Sjafrie juga berbincang dengan Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita yang berada tepat di belakangnya.
Namun, pembicaraan mereka tidak terdengar.
Sjafrie kemudian berjabat tangan sambil menepuk-nepuk pundak kanan prajurit tersebut.
“Sudah 25 tahun. Kamu sudah pernah tugas operasi?” tanya Sjafrie.
Pada kesempatan ini, Sjafrie menaruh kedua tangannya ke pundak kanan dan kiri prajurit tersebut.
Sambil menatap mata sang prajurit, Sjafrie pun memberikan dua pilihan kepadanya.
“Kamu tugas operasi, atau sekolah? (Pilih) mana? Kau pikir,” tanya Sjafrie lagi dengan tegas.
Kendati demikian, prajurit tersebut gugup terhadap pertanyaan Sjafrie.
Dia hanya menjawab dengan normatif.
“Siap, izin petunjuk” kata prajurit.
“Bukan petunjuk, kau pilih mana? Mau tugas operasi atau tugas pendidikan?” tanya lagi Sjafrie sambil memberikan penekanan.
Dengan lantang, prajurit tersebut memilih sekolah pendidikan.
Sjafrie langsung menepuk tangannya ke pundak sang prajurit lalu menoleh ke arah Alzaki.
Wakil Panglima TNI yang berada di belakang Sjafrie juga tersenyum.
“Kamu enggak mau tugas operasi?” tanya Sjafrie.
“Siap, mau” jawab prajurit.
“Karena dia bingung, tapi dia ingin yang terbaik,” timpal Alzaki.
Dalam hal ini, Sjafrie menjelaskan kepada sang prajurit bahwa kalau tugas operasi, seorang prajurit akan menjalani pendidikan.
“Kalau pendidikan, belum tentu operasi. Jelas ya?” kata Sjafrie.
“Siap, jelas,” jawab prajurit itu dengan tegas.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.