Yahoo Hentikan Layanan di Tiongkok

3 November 2021, 15:36

Merdeka.com – Yahoo Inc. memutuskan untuk angkat kaki dan menghentikan layanan mereka di Tiongkok, dengan alasan lingkungan operasional yang semakin menantang.

“Sebagai pengakuan atas lingkungan bisnis dan hukum yang semakin menantang di Tiongkok rangkaian layanan Yahoo tidak akan lagi bisa diakses dari daratan utama Tiongkok mulai 1 November,” tulis mereka.

Dilansir AP News, Rabu (3/11), perusahaan teknologi Amerika Serikat ini mengatakan mereka “tetap berkomitmen pada hak-hak pengguna kami dan internet yang bebas dan terbuka.”

Mengutip The Guardian, beberapa produk yang terdampak keputusan ini adalah Aol.com dan outlet berita seperti TechCrunch.

Dilaporkan Wall Street Journal, pengguna aplikasi seperti Yahoo Weather juga diberitahu pada bulan Oktober lalu tentang informasi bahwa Yahoo akan menghentikan layanannya.

Yahoo menjadi perusahaan teknologi luar Tiongkok yang paling baru cabut dari negeri Tirai Bambu tersebut.

Google sudah tidak lagi beroperasi di sana. Sementara beberapa bulan lalu, Microsoft memutuskan menutup layanan LinkedIn di Tiongkok, dan akan menggantikannya dengan layanan pencari kerja biasa.

Dengan kekosongan perusahaan asal luar Tiongkok, pemerintah Tiongkok menciptakan layanan alternatif mereka dengan raksasa digitalnya sendiri.

Mesin pencari Baidu sebagian besar sudah menggantikan Yahoo dan Google di Tiongkok. Sementara WeChat dan Weibo menjadi platform media sosial terkemuka di sana.

Hengkangnya Yahoo bertepatan dengan penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi Tiongkok, yang membatasi informasi apa yang bisa dikumpulkan perusahaan, serta menetapkan standar bagaimana informasi harus disimpan.

Sumber: Liputan6 / Giovani D. Prasasti [faz]


https://www.merdeka.com/teknologi/yahoo-hentikan-layanan-di-tiongkok.html

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi