Waspada! Ini Daftar 102 Obat Sirup yang Dilarang Diresepkan Dokter dan Dijual di Apotek

22 October 2022, 7:42

Kementerian Kesehatan mengumumkan 102 obat sirup yang diduga menjadi penyebab terjadinya gangguan ginjal akut misterius kepada lebih dari 102 anak. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi SadikinDisebutkan oleh Budi Sadikin bahwa daftar obat ini dibuat dari penelusuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang mendatangi kediaman dan rumah sakit tempat pasien dirawat.”102 Obat itu obat-obatan yang dikonsumsi anak-anak yang memang kita ambil dari rumah keluarga bayi dan anak yang jatuh sakit di rumah sakit. 102 Obat ini jangan diresepkan dulu, daftar 102 masih konservatif dan lebih mengerucut dibanding semua obat sirup,” ujar Menkes Budi saat konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2022).Budi Sadikin juga menyampaikan pengumuman ini tidak hanya sebagai langkah pencegahan, namun juga untuk mencabut larangan konsumsi semua obat sirup dan diresepkan dokter berdasarkan surat edaran (SE) Kemenkes Nomor SR.01.05/III/3461/2022.Karena itu, tambah Budi, larangan konsumsi hanya berlaku kepada daftar obat yang dirilis oleh Kemenkes. Karena diduga mengandung cemaran berlebih etilen glikol, dietilen glikol dan ethylene glycol butyl ether atau EGBE.Berikut daftar lengkap 102 obat sirup berbahaya yang dilarang dikonsumsi, dijual apotek dan diresepkan dokter, seperti disampaikan langsung oleh Menkes Budi Gunadi:Obat sirop anak:Afibramol Alerfed SyrupAmbroxol SyrAmoksisilinAmoxanAnacetine SyrupAntasida DoenApialys syrBaby coughCamivitaCaviplexCefspan SyrupCetrizinColfin SyrupCupanol SyrupCurbexon SyrupCurviplex SyrupDepakeneDextaco SyrupDomperidon SyrupElkana SyrupEritromisinEtamox Syrup Fartolin SyrupFerro KHecosanHufabetaminHufagripHufamag Plus Syrup IbuprofenIfarsyil PlusInterzincItamol SyrupKlinik Tazkia Paracetamol Syrup Metronidazole SyrNovachlor SyrupNytexOBH Ane KonidinOmedom SyrupOmemoxPacdin Pouch SyrupPamolParacetamolParacetamol Paracetamol Syrup ParafluProfilas SyrupPsidii SyrupRanivel SyrupRhinofedRhinos Junior SyrupRhinos Neo drop RosidinRSKM: Paracetamol Syrup Sanmol SyrSanprimaTempraTermenza SyrupUNIBEBI Cough SyrupVesperumVestein (Erdostein)Zenichlor SyrupZync SyrupZyncpro SyrAsam Valproat SirupCarsida Magnesium Hydroxide Carsida SimethiconeCarsida Alumunium HydroxideHufabethamine BetametasoneHufabethamine Dexclorfeniramine meleatRenalit natriumRenalit kaliumRenalit GlucoseRenalit CltrateRenalit ChloridaHufallerzine Promethazine HCIHufallerzine Glyceryl guaicolateHufallerzine Tinctur IpecacuanhaeHufagrip Chlorphenamine MeleateHufagrip Pseudoefedrin HCLHufagrip Chlorphenamine MeleateDalam bentuk dry syrup:AmoxilinAzithromycin SyrupCefacef SyrupYusimoxZibramaxDalam sediaan drops:CatezinDevosix drop 15 mlImunped dropMucos dropParacetamol dropParacetamol dropUNIBEBI dropVesperum drop 15 mlZinc dropDalam sediaan oral drops:Disudrin-pedDalam sediaan suspensi:Cupanol Syrup Praxion SyrupProris Proris Hijau RhelafenSucralfateVometaAnak Terlanjur Minum Obat Sirup?Pada kesempatan yang sama, Budi Sadikin juga menjelaskan kepada orang tua yang telanjur memberikan obat sirup yang tercemar. Salah satunnya segera pergi ke dokter untuk melakukan konsultasi.”Langsung ke dokter. Untuk saya sampaikan ke masyarakat, yang paling gampang adalah konsultasi ke dokter terdekat,” terangnya.Dirinya mengatakan dokter yang nantinya akan memberikan diagnosis dan rekomendasi pengobatan lanjutan jika dibutuhkan. Sebab dikatakannya, kondisi setiap anak berbeda-beda.Ia mengambil contoh jika ada anak yang sedang sakit dan dalam masa penyembuhan, tentunya harus tetap minum obat.”Keputusan itu ada di tangan dokternya. Jadi kalau misalkan anak sakit, bingung mau minum obat apa, tanya saja ke dokter,” pungkasnya.Foto: Polresta Tanjungpinang melakukan sidak dan pengawasan penjualan obat sirup di sejumlah apotek dan swalayan di Kota Tanjungpinang, Jumat (21/10/2022). (suara.com/rico barino)

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi