Warga Koja Keracunan, Nasi Kotak Berlogo PSI Mengandung Bakteri Melebihi Batas Normal

3 November 2021, 13:25

Merdeka.com – Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara menyampaikan hasil uji lab sampel nasi kotak berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang membuat warga RW 06 Koja, Jakarta Utara, keracunan. Hasilnya, ditemukan kandungan bakteri melebihi batas normal.

“Ya, dari hasil pemeriksaan terdapat sampel yang melebihi batas normal,” ucap Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Yudi Dimyati, Rabu (3/11).

Hasil sampel keluar pada 29 Oktober. Sampel yang diuji Dinkes Jakarta Utara yaitu nasi, telur, buncis, dan daun selada. Dari beberapa item yang diuji, tidak dijelaskan bahan makanan mana yang mengandung bakteri melebihi batas normal.

Yudi juga tidak merinci detil jenis bakteri yang dimaksud sehingga berdampak keracunan pada warga. Hanya saja, ia mencontohkan, bakteri E. Coli akan melebihi ambang batas normal jika nilainya di atas 1 × 10′.

“Contoh bakteri E. coli batas normal 1×10′ , di atas normal bila melebihi angka di atas,” ujarnya.

Yudi juga enggan berkomentar lebih lanjut tindak lanjut dari hasil lab tersebut.

Diketahui, warga RW 006, Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami keracunan makanan usai menyantap nasi kotak berlogo PSI, pada Minggu (24/10).

Ketua RW 006 Koja, Suratman mengatakan ada 35 warganya terdampak keracunan makanan. Namun tidak seluruh korban diinapkan di rumah sakit.

“Ada yang berobat, ada yang menahan saja. Jadi yang di RS ada 24 orang. Jadi untuk saat ini yang dirawat 5 orang, selebihnya sudah diizinkan pulang,” ujar Suratman.

Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar pun menyampaikan permintaan maaf atas insiden keracunan makanan yang diderita warga Koja, Jakarta Utara. PSI juga memberikan santunan kepada korban.

“Kami mohon maaf atas hal-hal yang kita bersama tidak harapkan. Kami juga telah memberikan bantuan bagi para korban keracunan makanan,” ucap Michael, Senin (25/10).

Michael tidak membantah korban yang mengalami keracunan makanan setelah menyantap nasi kotak yang didistribusikan PSI.

Nasi kotak tersebut, ucap Michael, merupakan kolaborasi PSI dengan beberapa pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM). Insiden keracunan ini juga disesalkan oleh pihak UMKM yang menyediakan nasi kotak tersebut.

“Pemilik warung sudah menyampaikan minta maafnya juga baik kepada kami dan kepada warga-warga yang keracunan makanan. Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi,” ucap Michael. [lia]


https://www.merdeka.com/jakarta/warga-koja-keracunan-nasi-kotak-berlogo-psi-mengandung-bakteri-melebihi-batas-normal.html

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi