Usai Penjara Dibobol, Panglima Militer Israel Ancam Operasi Skala Besar

17 September 2021, 8:24

Usai Penjara Dibobol, Panglima Militer Israel Ancam Operasi Skala Besar

Jenin: Panglima militer Israel mengatakan telah menyiapkan rencana menyerang Kota Jenin di Tepi Barat. Kota tersebut merupakan tempat asal enam pria Palestina yang kabur dari penjara Israel.

Rencana ini merupakan langkah untuk menutupi rasa malu pemerintah Israel atas kaburnya tahanan Palestina melarikan diri dari penjara dengan keamanan tinggi. Meskipun empat di antara enam tahanan itu ditangkap kembali.

Baca: Tahanan Palestina di Israel Batalkan Rencana Mogok Makan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Sementara dua dari enam pelarian Palestina masih dalam pelarian setelah kabur dari penjara Gilboa di Israel utara. Keenamnya berasal dari Jenin.

Kepala Staf Umum Aviv Kochavi mengatakan kepada TV Israel bahwa interogasi profil tertinggi dari tahanan yang melarikan diri, Zakaria Al-Zubaidi, telah mengindikasikan Jenin adalah tujuan yang mereka inginkan.

“Salah satu atau keduanya yang masih buron sekarang bisa bersembunyi di Jenin. Mendorong kemungkinan untuk meluncurkan operasi militer skala besar di Jenin,” kata Kochavi.

“Rencananya sudah siap. Jika situasinya meningkat, kami akan meluncurkan operasi kapan pun kami perlukan,” imbuh Kochavi kepada televisi Channel 12 , Jumat, 17 September 2021.

“(Jika) jumlah serangan yang berasal dari kota Jenin pada umumnya, atau kamp pengungsi pada khususnya meningkat, mungkin tidak dapat dihindari untuk melancarkan serangan,” tambahnya.

Kochavi mengatakan bahwa serangan itu akan menargetkan apa yang dia sebut “sel teroris di daerah ini”.

Pelarian dari Penjara Gilboa oleh enam pria Palestina awal bulan ini memicu kegembiraan dari banyak warga Palestina dan kekecewaan dari pejabat Israel. Lima dari pria tersebut adalah bagian dari Jihad Islam Palestina (PIJ), sebuah kelompok bersenjata yang paling aktif di Jalur Gaza yang terkepung.

Rabu lalu, pejuang PIJ berjanji untuk memerangi pasukan Israel yang memasuki kamp pengungsi Jenin. Kochavi bersumpah Israel “pada akhirnya akan menangkap para pelarian itu, bahkan jika itu membutuhkan waktu beberapa bulan.”

Pemimpin militer itu juga mengklaim Tel Aviv dapat menargetkan Jalur Gaza yang terkepung jika roket diluncurkan dari daerah kantong itu. “Kami akan menyerang secara paksa setiap kali ada pelanggaran kedaulatan atau kerugian bagi warga negara,” ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ini terlepas dari tindakan Israel di daerah kantong yang terkepung biasanya menyebabkan korban sipil yang jauh lebih besar daripada yang dilakukan faksi Gaza terhadap Israel.

Dalam eskalasi serius terbaru pada bulan Mei, kampanye pemboman Israel 11 hari yang mematikan menewaskan lebih dari 260 warga Palestina di Gaza. Sementara roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza menewaskan 13 orang di Israel.

Berbicara kepada penguasa Gaza, Kochavi menjelaskan Israel “akan menggunakan kekuatan sebanyak mungkin untuk membuktikan kepada Hamas bahwa tidak ada gunanya menyerang kami.”

Israel memberlakukan blokade yang menghancurkan di Gaza pada 2007, menjebak penduduknya di apa yang disebut “penjara terbuka”.


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi