Tiga Artefak Berharga Dikembalikan ke Indonesia oleh Penyelidik New York

22 July 2021, 13:23

Tiga Artefak Berharga Dikembalikan ke Indonesia oleh Penyelidik New York

New York: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York, Amerika Serikat (AS) menerima tiga Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Indonesia dari pihak New York County District Attorney. Artefak berharga itu sebelumnya hilang diselundupkan .

Jaksa Wilayah New York Cyrus Vance, Jr. menyerahkan benda itu kepada Pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Konsul Jenderal RI New York, Arifi Saiman pada 21 Juli 2021 di kantor KJRI.

Adapun tiga buah ODCB Indonesia yang diterima oleh Pemerintah Indonesia dari pihak Kejaksaan Wilayah New York adalah sebagai berikut:

a. Seated Shiva, (6 x 4 x 8.25 inci), diestimasi bahwa nilai adalah sekitar USD12.857 b. Seated Pavarti , (5.5 x 4.5 x 7.5 inci), diestimasi bahwa nilai adalah sekitar USD32.273

c. Seated Ganesha , (3 x 2.5 x 4.5 inci), diestimasi bahwa nilai adalah sekitar USD41.176

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Konjen RI menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap Jaksa Cyrus Vance, Jr dan Deputy Special Agent in Charge , Erik Rosenblatt, Homeland Security Investigations , beserta jajarannya yang berhasil mengupayakan pengembalian 3tiga artefak di atas.

“KJRI akan selalu mendukung upaya penyelidikan artefak-artefak lainnya yang diduga diselundupkan dari Indonesia sehingga pada akhirnya dapat dikembalikan kepada Pemerintah Indonesia,” ujar Konjen RI Arifi, dalam keterangan KJRI New York, yang diterima Medcom.id , Kamis 22 Juli 2021.

Penyerahan Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Indonesia dari pihak New York. Foto: KJRI New York

Sementara itu, Cyrus Vance, Jr. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya merasa terhormat untuk dapat mengembalikan tiga benda cagar budaya kembali ke pemiliknya yang sah –,rakyat Indonesia. Ia juga berterima kasih kepada Antiquities Trafficking Unit District Attorney’s Office dan Homeland Security atas upaya kerja kerasnya untuk mengembalikan obyek cagar budaya ke sebelas negara selama setahun terakhir.

Setelah melalui proses penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan oleh Antiquities Trafficking Unit, New York County District Attorney’s Office bersama dengan Homeland Security AS ditemukan bahwa tiga ODCB tersebut diperoleh dari hasil penjarahan candi oleh Subhash Kapoor, seorang WN Amerika Serikat keturunan India/diler seni yang tinggal di New York.

Yang bersangkutan terlibat dalam jaringan perdagangan ilegal barang antik. Dari 2011 hingga 2020, Kantor District Attorney dan Homeland Security menemukan lebih dari 2.500 artefak dari Indonesia, Sri Lanka, India, Pakistan, Afghanistan, Kamboja, Thailand, Nepal, Myanmar, dan negara-negara lain yang diperdagangkan secara ilegal oleh Kapoor. Nilai total benda-benda cagar budaya yang ditemukan diestimasi berharga lebih dari USD143 juta.

New York County District Attorney’s Office pertama kali mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Kapoor pada tahun 2012. Pada Juli 2019, pengaduan dan serangkaian surat perintah penangkapan untuk Kapoor dan tujuh rekan terdakwa diajukan. Pada Juli 2020, New York County District Attorney’s Office mengajukan dokumen ekstradisi untuk Kapoor, yang saat ini berada di penjara di India menunggu penyelesaian persidangan.

Sejak Agustus 2020, New York County District Attorney’s Office telah mengembalikan 393 benda cagar budaya ke 11 negara diantaranya 3 artefak ke Indonesia, 12 artefak ke Tiongkok, 13 artefak ke Thailand, dan 33 artefak ke Afghanistan.

Pihak District Attorney berharap bahwa setelah benda-benda tersebut direpatriasi ke Indonesia, ODCB tersebut akan dipajang di museum atau tempat lainnya yang dapat dilihat oleh publik. Selain itu, sebagai tanda apresiasi Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah AS, diharapkan dapat diupayakan plakat atau tulisan ucapan terima kasih kepada New York County District Attorney atas pengembalian benda cagar budaya dimaksud di tempat di mana benda cagar budaya tersebut disimpan.

(FJR)


Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi