Tanggapi Tafsiran M Qodari soal Jokowi Tiga Periode, Dedi Kurnia: Berbahaya

30 May 2022, 10:05

Tanggapi Tafsiran M Qodari soal Jokowi Tiga Periode, Dedi Kurnia: Berbahaya

Tanggapi Tafsiran M Qodari soal Jokowi Tiga Periode, Dedi Kurnia: Berbahaya

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah. Foto: Dokumentasi pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA – Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menanggapi tafsiran Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari bahwa perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode masih berpeluang terjadi.

Adapun tafsiran M Qodari itu muncul setelah dirinya menyimak pernyataan Presiden Jokowi saat acara Rakernas V Projo di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam acara itu, Jokowi dinilai menyampaikan kode bahwa boleh jadi tokoh yang akan dijagokan oleh Projo untuk maju pada Pilpres mendatang adalah orang yang hadir di acara Rakernas V.

Qodari menafsirkan orang yang hadir di ruangan itu adalah Presiden Jokowi sendiri.

Menurut Dedi, Qodari boleh-boleh saja memiliki tafsiran sendiri tentang pernyataan Jokowi tersebut.

“Sah saja kalau Qodari tafsirkan itu karena memang dia sebagai profesional tim sukses dan menginginkan adanya tiga periode. Dia juga sekaligus sebagai pendorong untuk gerakan tiga periode itu,” kata Dedi kepada JPNN.com, Minggu (29/5).

Namun, menurut Dedi, pernyataan Jokowi dalam Rakernas V Projo itu terlalu berisiko jika diarahkan pada wacana jabatan tiga periode.

Sebab, faktanya Presiden Jokowi sudah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan tahapan-tahapan pemilu.

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menanggapi tafsiran Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari soal pernyataan Jokowi dengan jabatan presiden tiga periode.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News


https://www.jpnn.com/news/tanggapi-tafsiran-m-qodari-soal-jokowi-tiga-periode-dedi-kurnia-berbahaya

Partai

Institusi

K / L

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi