Sumbar Fokus Tekan Angka Stunting Hingga 2024

3 April 2022, 18:10

Sumbar: Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN) Sumatra Barat akan terus menekan angka stunting atau kekerdilan pada anak akibat kurang gizi. Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati mengatakan pihaknya telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berjumlah kurang lebih 10.000 orang.
 
Mereka tersebar di setiap kelurahan dan desa adat di daerah itu. Ia mengatakan TPK tersebut terdiri atas bidan, kader PKK, dan kader KB yang bertugas mendampingi calon pengantin, pasangan usia subur yang hamil, pasangan usia subur setelah melahirkan sampai memiliki anak.
 
“TPK ini sangat strategis sebagai ujung tombak dalam percepatan penurunan stunting karena mereka telah dilatih untuk itu dan tentunya di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan ada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sebagai tim yang akan melakukan intervensi secara konvergen,” ujar Fatmawati, Padang, Minggu, 3 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Ia mengatakan BKKBN Perwakilan Sumbar bekerja sama dengan forum rektor sebagai upaya membantu percepatan penurunan stunting. Mulai dengan memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru, KKN tematik, kuliah umum, pengabdian masyarakat, dan penelitian-penelitian berkaitan dengan stunting.
 
Baca: Angka Stunting di Indonesia Masih Tinggi
 
“Kita berharap upaya ini dapat menekan angka stunting di Sumbar ke depannya sesuai target yang telah dicanangkan,” kata dia.
 
Presiden Joko Widodo menetapkan persentase angka stunting di Indonesia sebesar 14 persen pada 2024. Menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting di Sumatera Barat masih 23,3 persen di tahun 2021. 
 

(NUR)


https://www.medcom.id/nasional/daerah/MkMDXLDb-sumbar-fokus-tekan-angka-stunting-hingga-2024

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi