Spektakuler! Sajian Geblek Sepanjang 710 M Catat Rekor Muri

25 October 2022, 8:03

Pj Bupati Kulonprogo Drs Tri Saktiyana (kanan) dan Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Aris Nugroho naik barongan Ponorogo. KRJogja.com-Asrul SaniKrjogja.com – KULONPROGO – Kudapan tradisional khas Kabupaten Kulonprogo, geblek disajikan secara spektakuler oleh 71 perajin. Dengan panjang 710 meter sajian geblek mengelilingi Alun-alun Wates tersebut mampu menarik perhatian masyarakat yang berjubel menyaksikan Festival Budaya Nusantara bertajuk ‘Menoreh Tourism Festival’ (MTF) yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo. Museum Rekor Indonesia (Muri) menobatkan sajian geplek terpanjang di dunia dan dicatat sebagai rekor ke 10.622.MTF bagian dari peringatan Hari Jadi ke-71 Kabupaten Kulonprogo. “Alhamdulillah sajian geblek sepanjang 710 meter memecahkan rekor geblek terpanjang di Indonesia bahkan dunia. Angka 710 meter dan 71 perajin geblek yang kami libatkan sesuai usia Kabupaten Kulonprogo saat ini ke-71 tahun,” kata Kepala Dispar setempat Joko Mursito MA, Sabtu (22/10).Menoreh Tourism Festival dihadiri Gubernur AAU Marsda TNI Eko D Indarto, GM YIA Marsma TNI Agus Pandu Purnama, Ketua DPRD Akhid Nuryati, Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Aris Nugroho dan Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo.Festival Budaya Nusantara ‘Menoreh Tourism Festival’ diikuti 21 kontingen dari berbagai daerah pulau Jawa dan luar Jawa. Sementara satu kontingen, Drumband Gita Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU) tampil sebagai bintang tamu. Sebelum masing-masing kontingen menampilkan atraksi budaya di panggung utama depan rumah dinas bupati, acara dibuka penampilan apik Drumband Gita Dirgantara.Gerak indah dan sigapnya penatarama memainkan stick sekaligus memimpin gerak display drumband di depan para pejabat dan tamu undangan membuat decak kagum setiap mata yang menyaksikan kemampuan para calon prajurit TNI AU tersebut. Acara semakin meriah dan mengundang tepuk tangan riuh penonton saat Pj Bupati Tri Saktiyana dengan busana waroknya dan Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Aris Nugroho naik barongan reog kontingen dari Ponorogo.Menurut Joko Mursito untuk memecahkan rekor Muri, pihaknya melibatkan 71 perajin geblek setempat diberdayakan memproduksi geblek hingga ribuan buah. Setiap perajin menghabiskan sekitar 10 kilogram tepung tapioka sebagai bahan utama pembuatan kudapan tradisional tersebut. Ribuan geblek buatan para perajin disajikan memanjang di atas meja bambu beralas daun pisang hingga mengelilingi Alun-alun Wates. Masyarakat yang memadati area publik tersebut diperbolehkan mencicipi geblek setelah dilakukan penetapan rekor oleh Muri.Dipilihnya geblek sebagai media pemecah rekor karena geblek merupakan kudapan tradisional khas Kulonprogo dan saat ini jadi icon kabupaten ini. Bahkan geblek telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda sehingga eksistensinya harus dijaga dan dikembangkan lebih baik lagi. “Pemecahan rekor Muri kesempatan kita mengenalkan geblek. Setelah geblek kita publish dan deklerasikan sebagai kuliner khas Kulonprogo maka nanti para perajin akan berlomba-lomba membuat varian baru yang lebih menarik dan lezat,” jelas Joko.Ketua Muri Perwakilan Jateng Sri Widayati mengatakan kehadiran dirinya di Kulonprogo untuk mencatat karya spektakuler pembuatan geblek renteng terpanjang di dunia, mencapai 710 meter yang disajikan oleh 71 pengrajin geblek renteng di kabupaten ini.”Kegiatan ini resmi kami catat di Muri sebagai rekor ke 10.622 dan kami anugerahkan piagam penghargaannya kepada Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Pariwisata setempat. Sajian geblek terpanjang tersebut masuk rekor dunia karena baru Kulonprogo yang membuat geblek panjangnya hingga 710 meter,” ungkapnya. (Asrul Sani)

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi