SIG Uji Coba Aplikasi Beton Cepat Kering di Jalan Raya Karangawen-Godong

25 January 2023, 11:35

JAKARTA, suaramerdeka.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya PT Pendawa Lestari Perkasa (PLP) berhasil melakukan uji coba rekonstruksi jalan raya menggunakan beton cepat kering dengan metode rapid setting. Metode ini memiliki kecepatan pengeringan hanya 12 jam dan dapat segera dilalui kendaraan lagi seperti semula. Rekonstruksi menggunakan beton cepat kering atau SpeedCrete dilakukan PLP pada 15-16 Desember 2022 lalu di Jalan Raya Karangawen, Semarang-Godong, KM Smg 21+715-21+717, Demak, Jawa Tengah. Baca Juga: Ferdy Sambo Curhat Akan Tuduhan Penjahat Besar, Takut Dipenjara, Hingga Frustasi
Rekonstruksi dilakukan pada lajur arah Semarang dan lajur arah Purwodadi yang terdiri atas masing-masing dua slab per hari dengan total panjang 11,4 meter dan lebar 3,4 meter. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, perbaikan jalan menggunakan SpeedCrete dengan metode rapid setting.

Dengan metode ini terbukti berhasil memberikan hasil maksimal dengan proses pengerjaan lebih cepat. Baca Juga: Sudah Rilis, Update iOS 16.3 Bawa Banyak Fitur Baru dan Perbaikan Penting Dengan demikian bisa mengurangi potensi dampak kemacetan, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi, yang dapat menganggu kelancaran mobilitas masyarakat. Selain cepat kering, SpeedCrete juga memiliki ketahanan lebih baik karena dikerjakan menggunakan sumber daya dan metode yang sangat khusus. SpeedCrete menggunakan material semen, batu agregat, dan bahan aditif khusus karya anak negeri untuk mempercepat waktu ikat beton. Baca Juga: Lady Gaga Puji Taylor Swift Usai Bicara Gangguan Makannya dalam Sebuah Video Proses pengerjaannya juga didukung dengan peralatan mutakhir, seperti laser screed yang dapat menjamin kerataan dan kemiringan hasil jalan, serta aspek keselamatan kerja dalam proses pengerjaannya. Kekuatan dan performa tinggi SpeedCrete sangat cocok diaplikasikan pada jalan-jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi untuk meminimalkan kemacetan karena perbaikan jalan. SpeedCrete menawarkan beberapa level kecepatan kering yang dapat disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas jalan di suatu daerah, mulai dari 4 jam, 6 jam, 8 jam, 10 jam dan 12 jam. Baca Juga: Pemilik Burung Merpati Wajib Baca! Penting Lho Pahami Manajemen Pakan, Ini Alasannya Seperti pada perbaikan empat koridor jalur Bus TransJakarta di Provinsi DKI Jakarta yang menggunakan kecepatan kering 8 jam pada 2019. Salah satu dari empat koridor tersebut di antaranya adalah koridor satu, mulai dari Blok M – Kota dan koridor tiga, dari Kalideres ke Harmoni. Selain itu, SpeedCrete dengan juga sudah diaplikasikan di jalan tol yang ada di Indonesia dalam rentang 2009 sampai dengan sekarang. Baca Juga: Bacakan Pledoi di Pengadilan, Ferdy Sambo Ungkap Prestasinya: Saya Telah Dianugerahi… Vita Mahreyni menjelaskan, pada 2019, PLP bekerja sama dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan jalur Bus TransJakarta menggunakan SpeedCrete dengan kecepatan kering 8 jam. Pengerjaan dilakukan pada tengah malam hingga pagi hari, dimulai pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB, untuk menghindari kemacetan. “Pengerjaan dilakukan pada waktu malam agar pada pagi hari sudah bisa dilalui kembali, sehingga mengurangi dampak kemacetan lalu lintas dan gangguan aktivitas masyarakat” jelas Vita Mahreyni. Baca Juga: Fluktuasi Harga Pangan Jadi Faktor yang Pengaruhi Prevalensi Angka Stunting Indonesia
 
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Teknis, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Jawa Tengah, Prawindari Kusumastuti mengapresiasi langkah SIG yang berinovasi menciptakan solusi beton cepat kering untuk mendukung pembangunan infrastruktur secara cepat dan berkualitas. “Semoga ke depan, SpeedCrete dapat diaplikasikan oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Jawa Tengah”, ujarnya. Selain SpeedCrete, SIG juga memiliki beragam produk solusi beton yang bisa digunakan untuk berbagai aplikasi seperti ThruCrete (beton berpori). ThruCrete memiliki kemampuan untuk menyerap air sehingga membantu konservasi air tanah dan mengendalikan air limpasan (water runoff). Ada juga DekoCrete, solusi beton dekoratif dengan berbagai pilihan warna dan pola untuk taman, trotoar, area parkir dan jalan. Selain itu juga LocooCrete, yakni solusi beton rendah emisi karbon untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang ramah lingkungan.***

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi