Siapkan Diri! Pemkot Bandung akan Gelar Job Fair November 2022, Ada 4.000 Lowongan Kerja Dibuka untuk Umum

23 October 2022, 6:40

PRFMNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap menggelar Job Fair pada November 2022 untuk mengurangi angka pengangguran di tengah isu resesi yang diprediksi akan banyak PHK terjadi di 2023. Sebanyak 4.000 lowongan kerja (loker) dibuka oleh sedikitnya 40 perusahaan bagi para pelamar yang datang ke lokasi Job Fair Kota Bandung 2022 ini. Jadwal pelaksanaan Job Fair 2022 yang diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung ini yakni pada 2 – 3 November mendatang. Baca Juga: Cegah Gagal Ginjal Merebak, Kementerian Kesehatan Ambil Kebijakan Antisipatif Ini

Kepala Disnaker Kota Bandung Andri Darusman menjelaskan soal job fair dengan 4.000 lowongan kerja di Kota Bandung pada November 2022 mendatang. Diskominfo Kota Bandung
Lokasi digelarnya Job Fair 2022 oleh Disnaker Kota Bandung ini bertempat di area Mall Festival Citylink. Nantinya, pada penyelenggaraan Job Fair 2022 di Kota Bandung kali ini juga akan menghadirkan proses rekrutmen calon pelamar dengan cara wawancara on the spot di masing-masing stand perusahaan. Kabar akan diadakannya Job Fair pada 2 – 3 November 2022 ini diungkap Kepala Disnaker Kota Bandung Andri Darusman. Andri menjelaskan, berdasarkan data Disnaker, sebelum pandemi Covid-19, angka pengangguran di Kota Bandung hanya 8,11 persen. Namun, pada Maret 2020 mencapai 9.000 orang di-PHK. Baca Juga: CEK FAKTA: Viral di Medsos, Kemenkes Pastikan Daftar 15 Obat Sirup Disebut Mengandung Senyawa Berbahaya Hoax “Akhir 2021 angka pengangguran naik jadi 11,46 persen atau 153.000 orang. Mudah-mudahan di tahun 2022 ini meski pandemi belum berakhir, perekonomian bisa kembali menggeliat,” ungkapnya. Ia menjelaskan, upaya yang rutin dilakukan Disnaker adalah membuat pelatihan-pelatihan berupa kompetensi, wirausaha, pemagangan dengan perusahaan-perusahaan dengan harapan pada akhir 2022 angka pengangguran bisa kembali turun. “Pemagangan ada yang dilakukan di dalam negeri dan di luar negeri. Pemagangan yang sudah terjalin itu dengan Jepang,” ucapnya. Penyebab lain naiknya tingkat pengangguran menurutnya adalah banyaknya lulusan SMK dan SMA yang tidak melanjutkan sekolah atau kuliah. Andri memaparkan, faktor tersebut menyumbang 40 persen angka pengangguran di Kota Bandung. Baca Juga: Benarkah Ada Kaitan Gagal Ginjal Akut pada Anak dengan Covid-19? Begini Penjelasan Kemenkes Salah satu upaya lain untuk menekan angka pengangguran di Kota Bandung yang dilakukan pihaknya yakni melalui Job Fair baik secara online dan offline. Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kota Bandung Marsana menjelaskan, Disnaker menyediakan aplikasi Job Fair bernama “New Bimma” untuk mengakomodir Job Fair online. “New Bimma merupakan aplikasi ketenagakerjaan milik Disnaker. Fungsinya agar bisa diakses masyarakat tanpa perlu jauh-jauh datang ke kantor,” ujar Marsana. Beragam pekerjaan bisa dipilih oleh masyarakat sesuai dengan passion masing-masing dalam aplikasi tersebut. Sudah dua tahun Job Fair online dilakukan. Baca Juga: Hati-hati, Jalan Soekarno Hatta Depan Pasar Gedebage Kota Bandung Terendam Banjir Namun, pada tahun ini, Job Fair offline juga kembali akan diadakan pada November 2022 mendatang tersebut. “Ada 40 perusahaan yang nanti membuka stan. Tersedia 4.000 lowongan kerja (loker) pada Job Fair kali ini,” akunya. Ia menargetkan sebanyak 50 persen para pelamar bisa diterima oleh perusahaan. Sebab, tahun lalu Disnaker berhasil mencapai 50 persen lebih. Padahal, standar nasional hanya 40 persen. “Job Fair ini terbuka untuk umum. Banyak yang dari SMA, SMK, dan tenaga kerja untuk disabilitas, seperti daksa ringan, tuna rungu, serta tuna wicara,” tuturnya. Perusahaan yang paling banyak membuka loker berasal dari sektor ritel, seperti Alfamart, Indomarco, dan toko lainnya. Baca Juga: 5 Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Asam Lambung, Disampaikan UPK Kemenkes Ia mengimbau agar para pelamar mempersiapkan beberapa hal untuk bisa direkrut oleh perusahaan. Sebab ada tujuh perusahaan yang siap melakukan wawancara on the spot. “Siapkan portofolio secara lengkap dan berkas-berkasnya. Harus tampil menarik karena ada tujuh perusahaan yang siap melakukan wawancara on the spot di ruang yang telah disediakan,” jelasnya. Ia menambahkan, para peserta jangan lupa membawa ponsel karena registrasi akan dilakukan dengan scan barcode. Marsana juga menuturkan, ada beberapa tip yang bisa dilakukan untuk membuat curriculum vitae (CV) lebih menarik di mata HRD. “Di medsos kita ada tips khusus cara membuat CV atau lamaran kerja yang benar serta cara menjawab WA dari HRD dengan baik,” imbuhnya.***

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi