Selain Pendeta Muda, Christian Rudolf Tobing Ternyata Ngaku Terapis Anak Berkebutuhan Khusus

23 October 2022, 17:05

POJOKSATU.id, JAKARTA – Profesi Christian Rudolf Tobing terungkap. Selain pendeta muda, Rudolf Tobing ini mengaku sebagai terapis anak berkebutuhan khusus.
Christian Rudolf Tobing STh (36) yang pernah menjadi pendeta muda di gereja di Bogor ini mengaku memiliki profesi terapis anak berkebutuhan khusus kepada polisi.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Sabtu (22/10/2022) mengatakan pekerjaan tersangka saat ini adalah salah satu terapis untuk anak berkebutuhan khusus.
Pendeta muda Rudolf Tobing ini diketahui polisi menetap di Komplek Patria Jaya, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Pimpinan gereja GBP Kasih Allah Mistry (KAM) Bogor mengatakan Rudolf Tobing merupakan pendeta muda yang sudah tak beraktifitas sejak Juli 2022 lalu di gerejanya.

Pendeta Rudolf Tobing Disebut Banyak Utang, Laptop Ponsel dan Emas Icha Dibawa Kabur
Pimpinan Gereja GBP KAM Bogor, Charles Feddy, mengatakan Rudolf Tobing jadi pendeta muda Maret 2022 lalu dan diberi waktu berkhotbah sekali sebulan.
Hanya 5 bulan jadi pendeta muda di KAM Bogor, Christian Rudolf Tobing sudah tak beraktifitas lagi memberikan khotbah.
Charles Feddy mengungkapkan Rudolf belum menjadi pendeta tetap, ia baru menjadi pendeta muda.
Namun, Rudolf Tobing sudah tidak beraktifitas sejak Juli 2022 lalu tanpa alasan jelas.

Ini Sosok Istri Rudolf Tobing Pembunuh Wanita di Bekasi, Hancurnya Keluarga Bahagia Satu Anak
Charles menyebut tidak ada gelagat mencurigakan ketika terakhir kali bertemu dengan Rudolf sekitar Juli lalu. Sikap Rudolf biasa saja ketika berada di GBP KAM Bogor.
Rudolf, yang sudah tidak aktif sejak Juli 2022 lalu, secara otomatis telah dinonaktifkan dari gereja tersebut.
Alasan Buang Icha di Kolong Tol Becakayu
Polisi mengungkap alasan Christian Rudolf Tobing memilih kolong tol Becakayu sebagai lokasi pembuangan jenazah Icha (36) atau Ade Yunia Rizabani.
Kolong tol Becakayu berada di Jalan Inspeksi Kalimalang, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Indriwieeny Panjiyoga menyebut, lokasi kolong tol Becakayu yang sepi dari aktivitas warga jadi alasan Rudolf memilih membuang jenazah Icha disana.
“Pelaku membuang jenazah korban disitu karena disitu sepi,” kata Panjiyoga ketika dikonfirmasi, Minggu (23/10/2022).
Rudolf sengaja membuang jasad Icha di kolong Tol Becakayu lantaran searah dengan jalur pulang pelaku yang menetap di Komplek Patria Jaya, Pondok Gede, Kota Bekasi.
“Karena searah jalan dengan kediaman pelaku,” ungkap Panjiyoga.
Christian Rudolf Tobing ditangkap ketika hendak menjual laptop Icha di tempat gadai barang elektronik di Pondok Gede, Bekasi, usai membunuh Icha di Apartemen Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. (ikror/pojoksatu)

Tokoh

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi