Sejarah Tenis Lapangan: Asal-usul dan Awal Masuk Indonesia

3 November 2021, 18:17

Ilustrasi tenis.

KOMPAS.comTenis lapangan merupakan salah satu cabang olahraga pupuler di dunia. Adapun, tenis lapangan termasuk ke dalam kategori permainan bola kecil.

Banyak orang bermain tenis, baik menjadi atlet profesional maupun sekadar menyalurkan hobi. Tenis pun menjadi tontonan olahraga yang sangat digemari.

Dunia tenis telah melahirkan banyak nama legendaris seperti Pete Sampras (putra) dan Martina Navratilova (putri).

Indonesia juga pernah memiliki petenis hebat yakni Yayuk Basuki yang sukses menembus perempat final turnamen Grand Slam Wimbledon pada 1997.

Pengertian tenis lapangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah permainan yang menggunakan bola (sebesar kepalan) sebagai benda yang dipukul dan raket sebagai pemukulnya, dimainkan oleh dua pemain (dua pasang), di lapangan yang dibatasi oleh jaring setinggi kira-kira satu meter.

Sementara itu pengertian tenis lapangan atau lawn tennis menurut Encyclopedia Britannica adalah permainan di mana dua pemain berlawanan (tunggal) atau pasangan (ganda) menggunakan raket yang diikat dengan kencang untuk memukul bola dengan ukuran, berat, dan memantul di atas jaring (net) di lapangan berbentuk persegi panjang.

Seorang atlet tenis profesional sedang menservis bola.Ben Goode Seorang atlet tenis profesional sedang menservis bola.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sejarah Man United, Kisah Anjing dan Kado Seorang Gadis

Awalnya, tenis lapangan dikenal dengan nama lawn tennis atau tenis rumput. Sebab, olahraga ini memang dimainkan di lapangan atau tanah dengan permukaan rumput oleh pria dan wanita pada zaman Victoria (1820-1914).

Melansir situs web Olympics.com, asal-usul tenis lapangan dapat ditelusuri dari sebuah permainan bola tangan yang berkembang di Perancis pada abad ke-11. Permainan ini disebut jeu de paume yang berarti “permainan telapak tangan”.

Permainan tersebut populer pada abad ke-16. Antara abad ke-16 dan 18, permainan telapak tangan sangat dihormati di kalangan raja dan bangsawan.

Ketika akan memulai permainan telapak tangan, pemain akan meneriakkan kata dalam bahasa Perancis yakni “tanez” yang berarti “mainkan!”. Permainan ini pun segera disebut dengan tennis.


https://www.kompas.com/sports/read/2021/11/03/15400028/sejarah-tenis-lapangan–asal-usul-dan-awal-masuk-indonesia

 

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi