Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Namun Potensi Pelemahan Terbuka Lebar

17 September 2021, 10:59

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Jumat ini. Namun analis memperkirakan rupiah bakal tertekan.

Mengutip Bloomberg, Jumat (17/9/2021), rupiah dibuka di angka 14.267 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.252 per dolar AS.

Namun tak lama kemudian rupiah kembali menguat ke 14.247 per dolar AS. Sejak pagi hingga siang ini, rupiah bergerak di kisaran 14.246 per dolar AS hingga 14.270 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta diprediksi tertekan seiring membaiknya data penjualan ritel Amerika Serikat.

“Dolar AS menguat semalam pascamembaiknya data penjualan ritel AS bulan Agustus yang menunjukkan kenaikan, yang dirilis semalam. Data ini mengalami penurunan pada bulan sebelumnya,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra dikutip dari Antara.

Penjualan ritel periode Agustus naik 0,7 persen (yoy) dibandingkan Juli minus 1,8 persen (yoy) didorong belanja terkait kebutuhan sekolah dan pembayaran kredit pajak anak.

Menurut Ariston, hasil yang positif tersebut akan mendukung ekspektasi pelaksanaan pengetatan moneter AS tahun ini.

Pekan depan, The Fed akan mengadakan rapat kebijakan moneter. Ariston menilai pelaku pasar kemungkinan akan mengantisipasi hasil rapat kalau bank sentral mengindikasikan kebijakan tapering dilakukan tahun ini.

“Ekspektasi pengetatan moneter akan mendorong penguatan dolar AS karena pengurangan likuiditas dolar AS di pasar,” ujar Ariston.

Hari ini, lanjut Ariston, nilai tukar rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar AS dengan sentimen tersebut.

  

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Wabah virus corona COVID-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, namun berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini berdampak bagi bursa saham dan nilai tukar rupiah.


https://www.liputan6.com/bisnis/read/4660633/rupiah-menguat-di-awal-perdagangan-namun-potensi-pelemahan-terbuka-lebar

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi