Rocky Gerung Ramaikan Aski Gerakan Tutup Kuping: Cara Beroposisi yang Gak Mungkin Ada Deliknya!

17 September 2021, 5:06

Pengamat politik, Rocky Gerung belum lama ini turut meramaikan gerakan tutup kuping.

Sebelumnya, viral aksi santri yang menutup telinga saat mendengar musik.

Rocky Gerung menilai bahwa saat ini banyak netizen yang mengikuti gerakan tutup kuping dari suara yang tidak ingin didengar.

“Saya lihat semua orang lakukan hal yang sama, jadi saya ikut perintah netizen, yaitu tutup telinga ketika ada si d*** ngobrol. Ngobrol ya bukan pidato,” ujarnya dilansir Galamedia dari saluran YouTube Rocky Gerung Official pada Kamis, 16 September 2021.

Dalam gerakan tutup kuping ini, netizen tak hanya menutup telinga dari pidato Presiden Jokowi, tetapi juga dari suara-suara lain yang tidak ingin didengar oleh mereka, seperti ucapan Ade Armando atau pihak lainnya.

Menurutnya, pihak-pihak yang tidak mau mendengarkan orang lain, seharusnya tak berhak juga untuk didengarkan.

“Karena menganggap bahwa orang yang nggak mau dengar ya sebaiknya nggak usah kita dengar juga kalau dia ngomong kan. Orang yang nggak mau berkomunikasi, ya nggak usah kita dengar,” katanya.

Lebih lanjut, Rocky menyebut bahwa gerakan tutup kuping ini merupakan gejala baru dalam politik Indonesia, yang mana jika kanal demokrasi ditutup maka akan ada kapiler kecil yang terbuka.

“Jadi ini gejala baru dalam politik kita, kalau kanal-kanal demokrasi ditutup maka akan ada kapiler-kapiler kecil yang terbuka. Itu sama dengan kalau jantung kita aorta-nya tersumbat, pembuluh darah utama, biasanya pembuluh darah kapiler itu akan cari jalan untuk tiba lagi di jantung,” tuturnya.

Tak hanya itu, Rocky Gerung pun menilai bahwa gerakan tutup kuping ini merupakan bentuk disobedient atau ketidakpatuhan yang ditunjukkan tanpa ada kekerasan.

“Ini disobedient yang paling canggih tuh, karena lansung diperlihatkan ketidaksukaan tapi tidak ada kekerasan. Jadi netizen disobedient,” ucapnya.

“Jadi akhirnya orang menemukan cara beroposisi yang nggak mungkin ada deliknya. Kan mana ada, di dalam hukum kan kalau ada orang nggak mendengar apa-apa gak boleh jadi saksi kan,” tambahnya.

Sebelumnya,  Rocky Gerung ikut membuat video yang menunjukkan dirinya tengah menutup telinga dari pidato yang diduga suara Presiden Jokowi.

Aksi Rocky ini merupakan salah satu gerakan tutup kuping yang kini tengah marak dilakukan dan diperbincangkan di media sosial Twitter.***

Foto: Rocky Gerung Ramaikan Aski Gerakan Tutup Kuping: Cara Beroposisi yang Gak Mungkin Ada Deliknya! /Twitter/@rachlannashidik


https://www.oposisicerdas.com/2021/09/rocky-gerung-ramaikan-aski-gerakan.html

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi