Riset CDP: Hanya 22 Persen Perusahaan Sawit Terapkan Kebijakan Tanpa Deforestasi

16 August 2022, 19:06

Riset CDP: Hanya 22 Persen Perusahaan Sawit Terapkan Kebijakan Tanpa Deforestasi

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAOrganisasi nirlaba CDP merilis laporan terbaru tentang pencegahan deforestasi di industri minyak sawit di Indonesia.

Laporan berjudul ‘Mengukur kemajuan menuju rantai pasok minyak sawit berkelanjutan” tersebut menyoroti peran hutan sebagai penyedia sumber kebutuhan mendasar untuk mata pencaharian dan ekosistem.

CDP mendapati temuan, hanya 22 persen perusahaan yang menghasilkan atau menggunakan minyak sawit dari Indonesia telah menerapkan kebijakan publik tanpa deforestasi secara komprehensif.

Temuan CDP lainnya dalam riset ini mendapati baru 2 persen perusahaan yang menggunakan atau memproduksi minyak sawit telah menggunakan skema verifikasi pihak ketiga yang sesuai dengan kriteria bebas deforestasi secara komprehensif.

Baca juga: Supermarket Eropa Tarik Produk Daging Sapi Terkait Deforestasi Brasil

Artinya, perusahaan telah menggunakan skema verifikasi pihak ketiga lebih dari 90 persen konsumsi atau produksinya.

Laporan edisi keempat CDP ini memantau kemajuan perusahaan berdasarkan 15 indikator kinerja utama (IKU) dari CDP dan dibuat berdasarkan serangkaian pengukuran yang diterima industri agar perusahaan bisa melacak kemajuan menuju masa depan hutan yang positif.

“Ini sangat menjanjikan melihat sejumlah perusahaan komoditas yang menggunakan dan/atau memproduksi minyak sawit telah mengambil berbagai langkah penting untuk melestarikan hutan dan melindungi keanekaragaman hayati,” John Leung, Direktur Asia Tenggara dan Oseania CDP.

Dia menjelaskan, laporan ini menunjukkan bahwa perusahaan telah meningkatkan sistem ketertelusuran serta kepatuhan sekaligus meningkatkan keterlibatannya dalam rantai pasok minyak sawitnya.

Namun, menjelang COP15 (Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB, Montreal Desember 2022), perusahaan perlu melihat apa yang bisa mereka lakukan lebih dari sekedar mengelola rantai pasok, tapi juga apa dampak keputusan bisnisnya terhadap isu pelrindungan keanekaragaman hayati meliputi penyelenggaraan proyekl restorasi dan perlindungan ekosistem.


https://www.tribunnews.com/bisnis/2022/08/16/riset-cdp-hanya-22-persen-perusahaan-sawit-terapkan-kebijakan-tanpa-deforestasi

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi